PemerintahanPendidikan

SMA Global School Nurul Islam Mojokerto Resmi Diluncurkan, Disdik Jatim Dorong Pendidikan Berkarakter Global

7
×

SMA Global School Nurul Islam Mojokerto Resmi Diluncurkan, Disdik Jatim Dorong Pendidikan Berkarakter Global

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, analisapublik.id | Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menghadiri peluncuran SMA Global School Nurul Islam Mojokerto yang dirangkaikan dengan Simposium Generation Global PIC Asia Tenggara. Kegiatan tersebut turut melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dari Kabupaten dan Kota Mojokerto.

Peresmian sekolah dilakukan bersama Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Dr. KH. Ahmad Siddiq, S.E., M.M. Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis dan pemotongan tumpeng sebagai penanda dimulainya operasional satuan pendidikan yang mengusung wawasan global tersebut.

Kehadiran SMA Global School Nurul Islam diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan di Jawa Timur, khususnya dalam menyiapkan peserta didik yang mampu menghadapi perubahan dunia tanpa kehilangan identitas, nilai keagamaan, dan karakter kebangsaan.

Dalam sambutannya, Aries menekankan bahwa keberhasilan sekolah tidak semata-mata ditentukan oleh tingginya nilai akademik. Menurut dia, lembaga pendidikan juga memiliki tanggung jawab membentuk kepribadian, kepemimpinan, adab, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab peserta didik.

Karena itu, sekolah didorong tidak hanya berfokus pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga membangun budaya belajar yang sehat, aman, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Kepala sekolah dinilai memegang peran strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu mendorong siswa berkembang secara utuh.

Baca Juga:  Dindik Jatim Dorong Transformasi Pendidikan Vokasi, 5.000 Guru SMK Dibekali Kompetensi AI

Aries juga mengajak jajaran kepala sekolah yang tergabung dalam MKKS untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat tata kelola sekolah, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut diperlukan agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, kepemimpinan, dan kesiapan beradaptasi di tingkat global.

Meski demikian, wawasan internasional yang ditanamkan kepada siswa harus tetap berjalan seiring dengan penguatan nilai moral, budaya, dan kebangsaan. Dengan pendekatan tersebut, generasi muda diharapkan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia sekaligus tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Simposium Generation Global PIC Asia Tenggara menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pengembangan pendidikan berperspektif global. Forum tersebut sekaligus mempertemukan para pemimpin sekolah untuk membahas strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Melalui peluncuran SMA Global School Nurul Islam dan kolaborasi bersama MKKS, diharapkan lahir lebih banyak peserta didik yang unggul secara akademik, matang dalam karakter, serta siap menjadi pemimpin masa depan bagi Jawa Timur, Indonesia, dan masyarakat global./AP.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.