Surabaya, analisapublik.id | Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memperkuat langkah transformasi pendidikan vokasi dengan menggandeng BOKE Technology Shanghai. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru SMK, khususnya dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Melalui kerja sama ini, sebanyak 5.000 guru SMK di Jawa Timur diproyeksikan mendapatkan pembekalan dan penguatan kapasitas terkait teknologi AI. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan tenaga pendidik yang mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berubah.
Kemitraan Dindik Jatim bersama BOKE Technology Shanghai juga dikembangkan melalui program Game+ Education. Inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam proses pendidikan vokasi.
Penguasaan AI dinilai semakin penting bagi guru SMK karena perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar terhadap kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Dunia industri kini membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan teknologi baru.
Karena itu, peningkatan kapasitas guru menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan industri. Guru diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar AI, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kebutuhan kompetensi kerja.
Program penguatan kompetensi ini juga diharapkan dapat mempersempit kesenjangan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri global. Dengan peningkatan kemampuan tenaga pendidik, lulusan SMK di Jawa Timur diharapkan memiliki bekal keterampilan yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat ekosistem pendidikan vokasi di Jawa Timur. Sinergi antara pemerintah daerah dan mitra teknologi diharapkan dapat mempercepat transformasi pembelajaran sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi era industri berbasis teknologi.
Melalui target pelatihan bagi 5.000 guru SMK, Dindik Jatim berharap pemanfaatan AI dapat semakin berkembang di lingkungan pendidikan vokasi. Langkah ini sekaligus menjadi upaya mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, baik di tingkat nasional maupun global.












