PemerintahanPeristiwa

24 Tim Terbaik Jawa Timur Digembleng Jelang FIKSI Nasional 2026

6
×

24 Tim Terbaik Jawa Timur Digembleng Jelang FIKSI Nasional 2026

Sebarkan artikel ini

Jawa Timur, analisapublik.id | Sebanyak 24 tim pelajar terbaik dari Jawa Timur mengikuti coaching clinic Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat tingkat nasional tahun 2026. Pembekalan tersebut digelar di UPT Pengembangan Teknis Keterampilan dan Kejuruan (PTKK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai sebagai bagian dari rangkaian penguatan kesiapan kontingen daerah sebelum berlaga pada kompetisi nasional.

Sebanyak 24 tim peserta merupakan kelompok terbaik yang telah melewati tahapan seleksi dan berhasil mengamankan tiket menuju FIKSI tingkat nasional. Mereka mendapatkan pendampingan untuk menyempurnakan gagasan, produk, maupun model usaha yang akan dipresentasikan di hadapan dewan juri.

Materi pembekalan diarahkan pada sejumlah aspek penting, mulai dari pematangan konsep inovasi, penguatan strategi bisnis, penyusunan presentasi, hingga kemampuan menyampaikan keunggulan produk secara meyakinkan. Para peserta juga didorong memahami peluang pasar, manfaat produk, serta dampak sosial dan ekonomi dari inovasi yang dikembangkan.

Baca Juga:  Dindik Jatim Tegaskan Sekolah Tak Boleh Bebani Orang Tua, Pembelian Seragam Tidak Boleh Dipaksakan

Aries menyampaikan apresiasi kepada para siswa, guru pembimbing, dan satuan pendidikan yang telah bekerja keras mengantarkan wakil Jawa Timur menembus ajang nasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pelajar Jawa Timur memiliki potensi besar dalam menciptakan gagasan kreatif dan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Ia berharap pelaksanaan coaching clinic tidak hanya membantu peserta menghadapi kompetisi, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan yang adaptif, mandiri, dan berorientasi pada pemecahan masalah.

Para peserta diminta memanfaatkan pembekalan untuk mengevaluasi kelemahan proposal, memperkuat kualitas produk, serta meningkatkan kepercayaan diri ketika mempresentasikan karya. Persiapan yang matang dinilai penting agar kontingen Jawa Timur mampu bersaing sekaligus memperoleh hasil terbaik di tingkat nasional.

FIKSI menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas dan keberanian dalam merintis usaha sejak dini. Melalui ajang tersebut, siswa tidak hanya dituntut menghasilkan produk inovatif, tetapi juga memahami proses perencanaan usaha, pemasaran, pengelolaan keuangan, dan keberlanjutan bisnis.

Dinas Pendidikan Jawa Timur berharap pengalaman mengikuti FIKSI dapat melahirkan generasi muda yang mampu menciptakan peluang kerja, menghadirkan solusi bagi masyarakat, serta berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi dan pendidikan Indonesia./AP.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.