BLITAR, Analisapublik.id | Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas menyalurkan bantuan sebanyak 8.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Desa Sukorejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Senin (3/8/2026).
Bantuan tersebut menjangkau sekitar 1.050 jiwa atau 350 kepala keluarga yang tersebar di tujuh rukun tetangga. Penyaluran dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah berkurangnya ketersediaan air dari sumber yang selama ini dimanfaatkan warga.
Sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan melalui dua kali pengiriman menggunakan truk tangki berkapasitas masing-masing 4.000 liter. Air tersebut langsung ditampung warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, mandi, dan mencuci.
Kekeringan yang melanda wilayah tersebut menyebabkan debit sejumlah sumber air mengalami penurunan. Kondisi itu membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pasokan air bersih dalam jumlah yang mencukupi.
Kepala Dusun Sukorejo, Sumino, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum atas bantuan air bersih yang disalurkan melalui BBWS Brantas.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena keterbatasan sumber air telah mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Penyaluran air bersih dinilai mampu meringankan beban masyarakat selama menghadapi dampak musim kemarau.
Selain menyalurkan bantuan, BBWS Brantas terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan perangkat desa untuk memantau kondisi wilayah yang mengalami kekurangan air. Koordinasi dilakukan agar penyaluran bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dengan semangat “Cari, Temukan, Eksekusi”, BBWS Brantas berkomitmen memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dalam menangani dampak kekeringan. Penanganan dilakukan melalui penyediaan air bersih serta dukungan terhadap langkah-langkah yang lebih berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan air bersih sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan dan sanitasi akibat kekeringan.
BBWS Brantas juga mengimbau masyarakat menggunakan air bantuan secara bijak dengan mengutamakan kebutuhan pokok. Langkah itu penting agar pasokan air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara merata oleh seluruh warga terdampak.
Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Brantas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang menghadapi kondisi darurat kekeringan.
Reporter : Muchamad Rizqy
Editor : Respati












