SURABAYA, ANALISAPUBLIK.ID – Keluarga Edi Sukamto, anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 asal Lumajang, berharap operasi pencarian segera memberikan kepastian. Edi merupakan kru bagian mesin yang hingga kini masih dicari setelah kapal tersebut mengalami insiden dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Ruswi (25), adik ipar Edi, mendatangi pelabuhan untuk mencari informasi mengenai keberadaan anggota keluarganya itu.
Menurut Ruswi, Edi bekerja sebagai oiler, yakni kru yang menangani pekerjaan di bagian mesin kapal. Komunikasi terakhir dengan keluarga terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar waktu magrib.
“Lepas magrib, enggak ada komunikasi sama sekali sampai hari ini,” kata Ruswi.
Ia menuturkan, sebelumnya Edi rutin berkomunikasi dengan keluarga melalui WhatsApp. Keluarga kemudian mengetahui kabar mengenai KM Virgo Transport 8 dari informasi yang beredar di media sosial.
Sejak saat itu, keluarga terus menunggu kabar terbaru dari proses pencarian.
Ruswi mengaku keluarga telah berusaha menerima segala kemungkinan. Namun, mereka berharap Edi tetap dapat ditemukan sehingga ada kepastian bagi keluarga di rumah.
“Semoga diberi kekuatan dan semoga yang terbaik saja,” ujarnya.
Apabila Edi telah meninggal dunia, keluarga berharap jenazahnya dapat ditemukan dan dipulangkan ke Lumajang untuk dimakamkan secara layak.
“Minimal jenazah itu pulang, bisa dimakamkan dengan layak. Harus ditemukan,” tegas Ruswi.
KM Virgo Transport 8 dilaporkan mengalami insiden saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Berdasarkan laporan awal, kapal tersebut membawa ratusan penumpang dan awak kapal.
Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan. Kantor SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi dan helikopter HR-3601 untuk membantu pencarian dan evakuasi.
Di tengah operasi yang masih berlangsung, keluarga Edi terus berharap ada titik terang mengenai nasib ABK asal Lumajang tersebut.






