Infrastruktur

Kementerian PU Normalisasi Sungai di Bengawan Jero Lamongan

2
×

Kementerian PU Normalisasi Sungai di Bengawan Jero Lamongan

Sebarkan artikel ini
Alat berat Excavator BBWS Bengawan Solo menormalisasi Sungai areal persawahan Bengawan Jero, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (11/9/2026).

LAMONGAN, analisapublik.id – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan sejumlah langkah untuk mengatasi kekeringan di areal persawahan Bengawan Jero, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Penanganan dilakukan melalui normalisasi sungai, pengaturan pelayanan air irigasi, serta pengoperasian pompa untuk menambah pasokan air ke jaringan irigasi dan persawahan.

Salah satu pekerjaan utama berlangsung di Desa Sidomulyo, Kecamatan Glagah, dengan normalisasi Sungai Deket yang merupakan sungai orde 3. Pekerjaan tersebut ditujukan memperlancar aliran air dari Sungai Blawi menuju jaringan irigasi dan areal persawahan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus melakukan kesiapsiagaan dan respons terhadap dampak kekeringan dengan mengoptimalkan sumber daya air yang tersedia.

“Air merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu, termasuk dengan mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Dody dikutip Jumat, 11 September 2026.

Kepala BBWS Bengawan Solo Gatut Bayuadji mengatakan penanganan kekeringan dilakukan dengan mengoptimalkan sumber air dari Sungai Blawi dan Sungai Bengawan Solo. Kapasitas aliran juga ditingkatkan melalui normalisasi sungai dan pengoperasian pompa.

Baca Juga:  Kementrian PU Resmi Hibahkan SPAM Tangkel Bangkalan

“Penanganan kekeringan dilakukan secara terpadu melalui normalisasi alur sungai, pengoperasian pompa, dan pengaturan pelayanan air. Upaya ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan air irigasi bagi areal persawahan yang terdampak kekeringan,” ujar Gatut.

BBWS Bengawan Solo selanjutnya akan melanjutkan pembuatan alur sungai sepanjang sekitar 665 meter hingga mencapai target total 4.000 meter. Pekerjaan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan yang disampaikan IP3A.

Operasi pompa untuk menambah debit inflow dari Sungai Bengawan Solo menuju Sungai Blawi juga akan dilanjutkan sesuai kondisi dan kebutuhan air di lapangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga pasokan irigasi bagi lahan pertanian Bengawan Jero selama musim kemarau. Normalisasi dan pengoperasian pompa diharapkan membantu aliran air tetap bergerak menuju jaringan persawahan yang membutuhkan. Pemantauan kebutuhan air terus dilakukan selama penanganan berlangsung.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.