TULUNGAGUNG, analisapublik.id – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas bergerak cepat melakukan penanganan darurat setelah jebolnya Dam Pacar di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Penanganan dilakukan untuk memulihkan kondisi infrastruktur sumber daya air sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan masyarakat.
Upaya pemulihan tersebut mendapat dukungan PJT I yang mendatangkan satu unit excavator untuk membantu mempercepat pekerjaan di lapangan. Alat berat digunakan selama rangkaian penanganan pada lokasi dam yang mengalami kerusakan.
Pekerjaan berlangsung selama enam hari, mulai 26 hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, kegiatan penanganan dilakukan secara maraton sebagai langkah mempercepat pemulihan kondisi Dam Pacar.
Penanganan darurat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur sumber daya air. Kerusakan yang terjadi membutuhkan respons cepat agar manfaat bangunan air tersebut dapat kembali optimal bagi masyarakat.
BBWS Brantas bersama PJT I bersinergi dalam pelaksanaan pekerjaan. Dukungan alat berat menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat proses penanganan di lapangan sesuai kondisi yang dihadapi.
Pemulihan infrastruktur sumber daya air bukan hanya berkaitan dengan memperbaiki bangunan yang mengalami kerusakan. Lebih dari itu, langkah tersebut ditujukan untuk menjaga agar fungsi dan manfaat infrastruktur tetap dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan.
Karena itu, penanganan Dam Pacar dilakukan dengan mengedepankan sinergi antarpihak agar kondisi yang terdampak dapat segera dipulihkan.
Selama enam hari pelaksanaan, pekerjaan terus dilakukan untuk mendukung proses penanganan darurat. Kehadiran excavator membantu pelaksanaan pekerjaan di lokasi sehingga proses pemulihan dapat dilakukan lebih cepat.
Melalui penanganan tersebut, BBWS Brantas bersama PJT I berupaya mengembalikan fungsi Dam Pacar setelah mengalami kerusakan.
Sinergi dalam penanganan diharapkan mampu menjaga keberlanjutan manfaat infrastruktur sumber daya air bagi masyarakat Desa Junjung dan wilayah sekitarnya, sehingga keberadaan Dam Pacar dapat kembali memberikan fungsi secara optimal.












