Pemerintahan

Gibran lahirkan Talenta Tinju ,Raih Dua Emas dari Ring Tinju Piala Panglima TNI: Tamparan Keras untuk KONI dan Pemkab Ponorogo

2353
×

Gibran lahirkan Talenta Tinju ,Raih Dua Emas dari Ring Tinju Piala Panglima TNI: Tamparan Keras untuk KONI dan Pemkab Ponorogo

Sebarkan artikel ini

PONOROGO Analisa publik — Dua medali emas berhasil dipersembahkan atlet Ponorogo di ajang Piala Panglima TNI. Bima Sakti Arya Wicaksana Aguty meraih emas kategori Amatir Youth 60 kg putra. Sementara Happy Lailatul Nikmah juga merebut emas kategori Amatir Youth 51 kg putri. Keduanya tampil di bawah bendera Pertina Ponorogo yang dipromotori Gibran, putra mantan Bupati Sugiri Sancoko.

Menurut Gibran ” alhamdulilah dalam kondisi serba sulit dan mulai redupnya pertinjuan di Ponorogo, kami coba bangkit l,alhamdulilah dapat meraih dia medali emas” terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan pada tim kami .

Prestasi ini jadi bukti Ponorogo tak pernah kehabisan talenta. Namun di balik dua emas itu, muncul pertanyaan besar: di mana perhatian pemerintah daerah saat atlet berjuang?

Keluhan pembinaan tak hanya di tinju. Cabor lain seperti pencak silat, taekwondo, hingga bulu tangkis juga menyimpan potensi besar yang butuh perhatian.

Jika pembinaan tak jelas, bukan mustahil atlet memilih hijrah membela daerah lain yang menawarkan fasilitas dan kepastian.

Di sinilah peran KONI Ponorogo diuji. Bukan sekadar urus administrasi, tapi harus jadi rumah bagi atlet. Atlet butuh program jelas, fasilitas layak, kompetisi berkelanjutan, dan pendampingan pelatih.

Prestasi Bima dan Happy harusnya jadi alarm. Jangan sampai pemerintah baru muncul saat trofi diangkat, tapi sepi saat atlet berdarah-darah di ring latihan. Kejuaraan tinju piala Panglima TNI ,16 September 2026 menjadi sejarah bagi Ponorogo dan pertama kali meraih medali emas putra dan putri di arena tinju piala Panglima TNI.

(Hadi.)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.