PemerintahanPendidikanPeristiwa

Setahun Sekolah Rakyat, Mensos Apresiasi Perkembangan Siswa di Sukoharjo

16
×

Setahun Sekolah Rakyat, Mensos Apresiasi Perkembangan Siswa di Sukoharjo

Sebarkan artikel ini

SUKOHARJO, analisapublik.id |  Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi perkembangan peserta didik saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2026). Kunjungan tersebut bertepatan dengan momentum satu tahun berjalannya program Sekolah Rakyat di Indonesia.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri orang tua siswa itu, pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut menyaksikan sejumlah atraksi dan penampilan para peserta didik. Keberanian siswa tampil di hadapan publik dinilai menunjukkan tumbuhnya rasa percaya diri setelah mengikuti pendidikan dan pembinaan di lingkungan berasrama.

Menurut Gus Ipul, perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan layanan pendidikan akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan keberanian anak.

Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui program ini, pemerintah menyediakan pendidikan berkualitas dengan sistem berasrama dan pembiayaan yang ditanggung negara.

Kunjungan Mensos sekaligus menandai dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di SRT 1 Sukoharjo. Sebanyak 226 siswa baru mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 44 siswa jenjang SD, 92 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Jika digabungkan dengan peserta didik yang telah lebih dahulu belajar, jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai 458 anak.

Baca Juga:  "Alhamdulillah, Bisa Tetap Sekolah!" Kisah Haru Calon Siswa SMA Jatim Sambut 81 Ribu Kuota Beasiswa Swasta

Gus Ipul menyampaikan bahwa berbagai kemajuan dan prestasi yang muncul selama satu tahun pelaksanaan Sekolah Rakyat merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Selain dukungan pemerintah pusat, keberhasilan program juga membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.

Meski pembangunan kompleks SRT 1 Sukoharjo belum sepenuhnya selesai, kegiatan pendidikan tetap dapat dimulai karena progres fisiknya telah mencapai sekitar 98 persen. Gedung permanen tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 peserta didik dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

Pemerintah berharap Sekolah Rakyat menjadi sarana memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan. Program ini juga diarahkan untuk melahirkan generasi yang berpengetahuan, percaya diri, berkarakter, serta memiliki kesempatan lebih besar untuk memperbaiki kehidupan keluarganya./AP.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.