Surabaya, analisapublik.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar peringatan Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus Hari Aksara Internasional 2025. Acara yang dipusatkan di Surabaya, Senin (1/12/2025), ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam menghargai peran guru serta memperkuat literasi digital sebagai fondasi peradaban.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung memberikan apresiasi tinggi kepada ribuan guru dan tenaga pendidik yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyerahkan penghargaan kepada 13 penerima anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Transformatif, Dedikatif, dan Pelopor Komunitas Belajar pada ajang nasional tahun 2025.
“Para guru yang mulia, mudah-mudahan panjenengan semua dibahagiakan oleh Allah. Amin. Bahagia dunia, bahagia akhirat,” ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya, memberikan doa dan motivasi.
Apriesiasi Nyata beri hadiah Umrah, Bantuan, dan Bedah Rumah
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi luar biasa, Gubernur Khofifah memberikan hadiah istimewa berupa Grand Prize umrah kepada empat guru terpilih.
Selain itu, apresiasi diberikan dalam bentuk lain yang langsung menyentuh kesejahteraan:
Pembinaan senilai Rp5 juta kepada enam guru inspiratif dari berbagai jenjang pendidikan.
Bantuan bedah rumah senilai Rp20–25 juta kepada 20 guru dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Gubernur Khofifah yang dianggap sangat menginspirasi para pendidik.
“Kami bangga karena Ibu Gubernur menyempatkan hadir setelah dari Sumatera Utara memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana. Kehadiran Ibu sangat menginspirasi para guru di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para guru atas keberhasilan mencetak murid-murid berprestasi setiap tahun. “Jawa Timur selalu menjadi juara umum di berbagai bidang berkat dukungan para guru dan Ibu Gubernur,” lanjut Aries.
Ajang Seni dan Literasi Digital
Puncak peringatan tahun ini dihadiri ribuan guru dari seluruh daerah di Jawa Timur. Acara dimeriahkan penampilan seni memukau dari para siswa berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga SLB.
Para siswa tampil mengenakan kostum profesi sambil membawakan lagu-lagu hits seperti “Guruku Tersayang,” “Terima Kasih Guruku,” dan “Jasamu Guru.” Penampil yang memukau antara lain:
Daffa Pradika Bimantara (SDN 1 Tanjungsari, Kota Blitar)
Olivia Rizqyka Putri (SMPN 1 Bojonegoro)
Regita Pramesti Suseno Putri (SMAN 1 Sidoarjo)
Azzam Nur Mu’Jizat (SLB PKK Gedeg Mojokerto)
Acara ditutup dengan pembacaan puisi berjudul “Embun Penyejuk” karya Faniyati Wardhani, yang merupakan peraih Juara Harapan 1 Lomba Cipta Puisi FLS2N Dikmen 2025. Puisi tersebut dibawakan oleh Gavrila Regina Azalia dari SMA N 1 Tenggarang, Bondowoso. Penampilan ini menjadi simbol tumbuhnya semangat literasi dan seni di kalangan generasi muda Jawa Timur.
(Res)











