HeadlinePemerintahan

Wabup Tuban Desak Perangkat Desa Sinergi Total Entaskan Kemiskinan

×

Wabup Tuban Desak Perangkat Desa Sinergi Total Entaskan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mendesak seluruh perangkat desa untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi secara total dengan pemerintah daerah. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan program pembangunan, terutama pengentasan kemiskinan, berjalan efektif dan tepat sasaran.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, dalam kegiatan Silaturahmi dan Rapat Kerja Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Dewan Pengurus Kecamatan Semanding, Sabtu (29/11/2025), di Balai Desa Prunggahan Kulon.

Pertemuan konsolidasi ini dihadiri oleh Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, perwakilan Forkopimka Semanding, serta seluruh pengurus dan anggota PPDI Kecamatan Semanding.

Dalam arahannya, Wabup Joko Sarwono menyoroti satu hal penting: penyelarasan program strategis. Ia menekankan bahwa program yang disusun oleh pemerintah desa, mulai dari pemberdayaan hingga sektor pembangunan, harus selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten Tuban.

Tujuannya jelas: mencegah program berjalan sendiri-sendiri dan memastikan dampak sosial serta ekonomi dapat terasa lebih luas.

“Ketika dijalankan secara selaras, program akan menjadi efektif, efisien, dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” ungkap Sarwono.

Baca Juga:  Libur Nataru 2025, Tuban Siagakan Ratusan Personel Gabungan Antisipasi Lonjakan Mobilitas dan Cuaca Ekstrem

Wabup secara khusus meminta perangkat desa untuk menyelaraskan program pemberdayaan masyarakat dengan kebutuhan dunia usaha dan UMKM di tingkat daerah. Penyelarasan ini dianggap penting agar warga yang diberdayakan memiliki kompetensi yang relevan dengan pasar kerja lokal, sehingga manfaatnya bagi masyarakat lebih besar.

Selain sinergi program, Sarwono juga menitipkan pesan moral kepada para perangkat desa. Ia menekankan perlunya profesionalitas dan integritas dalam melayani publik, terutama mengingat peran sentral perangkat desa sebagai ujung tombak pemerintahan.

“Dalam melaksanakan tugas, kita harus mampu mengesampingkan kepentingan pribadi. Berikan pelayanan dengan hati, ikhlas membantu dan melayani masyarakat,” tegasnya.

Sarwono juga mendorong PPDI sebagai organisasi profesi untuk terus berfungsi sebagai wadah pengembangan kapasitas dan berbagi pengalaman antarperangkat desa.

Menyambut arahan tersebut, Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, menggarisbawahi pentingnya perencanaan program yang cermat dan berorientasi pada tujuan. “Masukan dari perangkat desa sangat berharga bagi Pemkab maupun DPRD dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Kita harus melangkah bersama, saling menguatkan, dan menempatkan pelayanan masyarakat sebagai tujuan utama,” tutupnya.

Baca Juga:  Program KIR Gratis Dongkrak Kesadaran Uji Kelayakan Kendaraan di Tuban

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.