HeadlineJatim

Sumpah Pemuda ke-98, Plt Bupati Tulungagung Dorong Generasi Muda Berinovasi dan Berkontribusi

4394
×

Sumpah Pemuda ke-98, Plt Bupati Tulungagung Dorong Generasi Muda Berinovasi dan Berkontribusi

Sebarkan artikel ini

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengajak generasi muda memperkuat persatuan, menguasai teknologi, dan berinovasi untuk pembangunan daerah.

Tulungagung, Analisapublik.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengajak generasi muda memperkuat persatuan, meningkatkan kemampuan, dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Rabu, 28 Oktober 2026.

Dalam amanatnya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum memperkuat keterlibatan generasi muda dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Ia mengingatkan bahwa ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi tonggak persatuan bangsa yang menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya.

Semangat persatuan tersebut dinilai tetap relevan di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta persaingan global yang menuntut generasi muda memiliki kemampuan dan integritas.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” yang menekankan kecintaan terhadap bangsa, ketangguhan menghadapi tantangan, dan kepedulian sosial.

Baca Juga:  Polres Kediri Perkuat Pendidikan Karakter melalui POLINDIK, Cegah Perundungan, Narkoba, dan Hoaks

“Nilai patriotisme harus diwujudkan melalui semangat menjaga persatuan, menaati aturan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa. Kegigihan harus tercermin dalam kemauan untuk terus belajar, bekerja keras, berinovasi, dan tidak mudah menyerah,” terangnya.

Ahmad Baharudin menekankan bahwa kemajuan Kabupaten Tulungagung membutuhkan keterlibatan generasi muda yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memanfaatkannya untuk menghasilkan karya produktif.

Ia mengingatkan agar ruang digital digunakan untuk mengembangkan kreativitas dan menyebarkan informasi yang bermanfaat, bukan menjadi sarana penyebaran kebencian maupun informasi menyesatkan.

Menurutnya, pemuda Tulungagung memiliki kesempatan berkontribusi melalui pendidikan, kewirausahaan, pengembangan teknologi, pelestarian lingkungan, seni budaya, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kontribusi tersebut tidak harus dimulai melalui program berskala besar, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan terdekat.

“Jangan menunggu menjadi hebat untuk mulai berkarya. Mulailah dari lingkungan terdekat, dari kemampuan yang kita miliki, dan dari tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Selain mendorong keterlibatan pemuda, Ahmad Baharudin menyoroti tanggung jawab pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menyediakan ruang partisipasi, kreativitas, serta kolaborasi bagi generasi muda.

Baca Juga:  Tabrak Lari Maut di Depan Grahadi, Erica Natasha Risakotta Jalani Persidangan di PN Surabaya

Menurutnya, ruang partisipasi tersebut diperlukan agar pemuda dapat terlibat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Tulungagung.

“Dengan patriotisme, kegigihan, dan empati, kita wujudkan generasi muda yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia,” tegasnya.

Melalui peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendorong generasi muda menjadikan persatuan, kerja keras, dan kepedulian sosial sebagai landasan untuk menghasilkan karya nyata bagi kemajuan daerah.

Reporter: Endi S
Redaktur: Aris Setyoadji

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.