EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Situbondo Dapat Ganti Rugi Lahan 350 Hektare dari Kemenhan untuk Pembangunan Bandara Militer Senilai Rp1,6 Triliun

869
×

Situbondo Dapat Ganti Rugi Lahan 350 Hektare dari Kemenhan untuk Pembangunan Bandara Militer Senilai Rp1,6 Triliun

Sebarkan artikel ini

Situbondo, analisapublik.id -Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyepakati pertukaran lahan terkait rencana pembangunan bandara dan fasilitas militer di Situbondo untuk mendukung peningkatan pertahanan negara.

​Dalam kesepakatan ini, Pemkab Situbondo menghibahkan lahan seluas 306 hektare di kawasan Perkebunan Banongan, Kecamatan Asembagus, kepada Kemenhan. Sebagai kompensasi, Kemenhan akan memberikan hibah lahan seluas 350 hektare di kawasan objek Wisata Bahari Pasir Putih kepada Pemkab Situbondo.

​”Bentuk kesepakatan ini saling menghibahkan, pemda hibahkan lahan 306 hektare dan Kementerian Pertahanan memberikan kompensasi hibah lahan seluas 350 hektare di kawasan objek Wisata Bahari Pasir Putih,” kata Direktur Fasilitas dan Jasa Direktorat Jenderal Kekuatan dan Pertahanan Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Dwi Hariyono, usai penandatanganan nota kesepakatan di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu.

​Hariyono menambahkan bahwa proses penyediaan lahan pengganti di Pasir Putih membutuhkan waktu karena lokasinya berada di kawasan hutan, sehingga memerlukan proses pelepasan dari Kementerian Kehutanan.

​Proyek strategis nasional untuk pertahanan negara ini diperkirakan bernilai investasi sekitar Rp1,6 triliun, jumlah yang setara dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Situbondo.

Baca Juga:  Proyek Tol Prosiwangi Dipacu, Pemerintah Pasang Target 2028 Tersambung hingga Situbondo

​Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, meyakini nilai investasi yang besar ini akan berdampak positif terhadap perputaran ekonomi di Situbondo.

​Selain kompensasi lahan pengganti, Kemenhan juga memberikan kompensasi kepada pekerja di Perkebunan Banongan.

​”Perlu kami sampaikan juga bahwa pekerja di Perkebunan Banongan nantinya mendapatkan kompensasi satu ekor sapi dan satu ekor kambing per orang,” ujar Bupati Rio.

​Ia juga menegaskan bahwa pembangunan fasilitas militer di wilayah timur Situbondo akan melibatkan masyarakat setempat, baik untuk tenaga kerja maupun pengadaan material bangunan.

​”Dalam hal ini pemerintah daerah dan masyarakat mendukung pembangunan daerah, latihan militer untuk meningkatkan pertahanan negara. Dampak sosial maupun ekonomi bagus nantinya dan di sana juga menjadi sarana edukasi,” pungkas Brigjen Dwi Hariyono. ( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.