HeadlinePemerintahan

Kota Surabaya Buka Job Fair Khusus Disabilitas Dibuka, Sediakan Ratusan Lowongan Kerja

403
×

Kota Surabaya Buka Job Fair Khusus Disabilitas Dibuka, Sediakan Ratusan Lowongan Kerja

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah progresif dalam mewujudkan kesetaraan di dunia kerja. Sebagai respons nyata atas pemenuhan hak bekerja, Pemkot Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) resmi menggelar Job Fair dan Walk-In Interview khusus penyandang disabilitas untuk pertama kalinya, Selasa (25/11/2025).

Acara yang berlangsung selama dua hari (25-26 November 2025) di Gedung Wanita Chandra Kencana ini menjadi bukti konkret komitmen pemerintah dalam memberikan akses kesetaraan ekonomi. Sebanyak 10 perusahaan ternama berpartisipasi, menyediakan total 285 lowongan pekerjaan bagi talenta istimewa Surabaya. Antusiasme peserta pun tinggi, tercatat 300 pencari kerja hadir, sehingga kegiatan dibagi menjadi dua sesi demi kelancaran. Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan Surabaya tidak bisa hanya dilihat dari infrastruktur fisik semata.

“Pembangunan sejati adalah ketika setiap warga, termasuk saudara kita penyandang disabilitas, mendapatkan peluang yang sama untuk berkembang, bekerja, dan berkontribusi,” ujar Sekda Lilik.

Baca Juga:  Surabaya Borong 30 Penghargaan Adiwiyata, Wali Kota Eri Ini Bukan Soal Piala, tapi Membentuk Karakter

Sekda Lilik menekankan, melalui kebijakan inklusif dan pelatihan kompetensi, Pemkot berupaya menghadirkan ekosistem yang memberi panggung bagi setiap kemampuan dan potensi. Pemkot berjanji akan terus hadir mendampingi melalui pemberdayaan ekonomi dan pemenuhan hak-hak dasar sebagai fondasi membangun kemandirian hidup yang bermartabat.

“Inilah wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia kerja, dan kawan-kawan disabilitas. Besar harapan saya, upaya ini dapat melahirkan lebih banyak tenaga kerja berdaya saing, membuka pintu peluang baru, serta mempererat sinergi di semua lini,” imbuhnya.

Perusahaan Cari Kompetensi, Bukan Keterbatasan
Kepala Disperinaker Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan bahwa bursa kerja ini lahir berdasarkan data, di mana tercatat ada 4.663 angkatan kerja disabilitas di Surabaya yang memiliki potensi besar.

Hebi menegaskan, langkah ini sejalan dengan amanat undang-undang mengenai kuota 1% pekerja disabilitas. Ia memastikan perusahaan yang hadir benar-benar mencari kompetensi.

“Sesuai amanat undang-undang mengenai kuota 1% pekerja disabilitas, kami bergerak. Perusahaan yang hadir hari ini benar-benar mencari kompetensi. Misalnya, untuk posisi Quality Control, teman-teman disabilitas dianggap sering kali lebih unggul karena tingkat fokus dan ketelitian yang luar biasa,” jelas Hebi.

Baca Juga:  Lebih Dari 500 Petugas Jukir Surabaya Belum Perpanjang KTA , Dishub Imbau Segara Lakukan Verifikasi

Fokus penerimaan kali ini diutamakan bagi penyandang disabilitas fisik, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, dan tunanetra parsial. Untuk memastikan hak mereka terpenuhi, Pemkot berjanji akan mengawal proses hingga penandatanganan kontrak dan memantau hubungan industrialnya.

Bagi yang belum terserap, Pemkot Surabaya telah menyiapkan program pelatihan bersertifikasi melalui aplikasi “Arek Surabaya Siap Kerja” (ASSIK). “Pemerintah bertekad menurunkan angka pengangguran dan memastikan ribuan penyandang disabilitas di Surabaya mendapatkan tempat yang setara di dunia profesional,” tegas Hebi.

Respons Bahagia Pencari Kerja
Di lokasi, antusiasme dan harapan terlihat jelas. Salah satu pencari kerja, Rafif Aqil Priyono, tak dapat menyembunyikan kegembiraannya. “Perasaan saya senang sekali karena ada job fair khusus ini. Sangat membantu saya sebagai penyandang disabilitas untuk mencari pekerjaan,” ungkapnya.

Hal senada dirasakan oleh Indah, yang datang didampingi penerjemah bahasa isyarat dari Disperinaker Surabaya, Intan. Indah melamar posisi housekeeper di sebuah hotel berbintang.

“Indah sangat bahagia. Harapannya tentu bisa diterima kerja untuk memperbaiki perekonomian keluarga. Indah menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang tidak melihat keterbatasan kami, tapi memberi kesempatan,” tutur Intan menerjemahkan harapan Indah.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Surabaya Klaim Harga Pangan Terkendali Meski Cabai Rawit Merangkak Naik

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turut memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada perusahaan dan lembaga yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas. Langkah besar Pemkot Surabaya ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi sektor swasta lain untuk lebih terbuka merangkul keberagaman.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.