TUBAN, analisapublik.id – Untuk mendorong peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang digital, Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Tuban menggelar workshop Pembuatan Konten Video Kreatif.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dari tiga kecamatan, yaitu Soko, Parengan, dan Grabagan. Workshop berlangsung di Pendapa Kantor Kecamatan Soko pada Kamis (24/7/2025).
Kegiatan ini merupakan komitmen Diskominfo SP Tuban dalam pengelolaan informasi pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat di bidang komunikasi serta informasi publik. Selain itu, bertujuan memperkuat kapasitas KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi secara inovatif dan komunikatif.
Peran KIM sebagai Penggerak Literasi Digital
Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo SP Tuban, Rita Zahara Afrianti, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran KIM sebagai penggerak literasi di tingkat lokal, khususnya dalam bidang informasi dan media. KIM juga menjadi wadah komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait lainnya untuk menyebarkan informasi dan menyerap aspirasi.
“Harapannya, para anggota KIM bisa benar-benar memahami materi sekaligus mempraktikkannya. Juga semakin terampil dalam mengemas dan menyampaikan informasi secara kreatif, khususnya lewat platform digital,” ujar Rita.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Camat Soko, Karsono, menyambut baik workshop ini. Menurutnya, di era digital seperti sekarang, menguasai keterampilan literasi digital sangat penting.
Bagi Karsono, KIM dapat membantu mempromosikan potensi desa atau wilayah, menyebarluaskan informasi, hingga membantu menyaring informasi yang tepat.
Selanjutnya, Karsono mengimbau peserta agar mengikuti workshop dengan baik. Menurutnya, pemanfaatan media digital harus disikapi dengan bijak dan dimanfaatkan secara positif.
“Kita bisa menyajikan informasi dalam bentuk konten, misalnya konten terkait potensi, program, maupun berbagai kegiatan yang dilaksanakan di desa. Tidak sulit untuk membuat konten, asalkan kita latih terus. Mari kita berdayakan diri kita,” imbuhnya.
Pelatihan Teknis Hingga Kompetisi Konten
Pada workshop tersebut, peserta diberikan bekal pengetahuan tentang strategi membangun citra dan kepercayaan publik melalui media sosial. Peserta juga mendapatkan pelatihan teknis dasar fotografi dan videografi, mulai dari teknik pengambilan gambar, penyusunan story board, hingga proses editing video agar pesan yang disampaikan lebih menarik dan efektif.
Lebih lanjut, peserta diminta membuat konten video dan mengunggahnya ke akun media sosial masing-masing, kemudian menandai akun Instagram resmi Diskominfo SP Tuban. Nantinya, akan dipilih hasil karya terbaik.
Salah satu peserta dari KIM Kecamatan Soko, Zainal Muksin, mengapresiasi kegiatan workshop ini dan berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara kontinu.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa fokus per kecamatan supaya bisa menjangkau lebih banyak peserta. Di era sosial media, perlu mengikuti perkembangan zaman supaya tidak ketinggalan,” tambahnya. (Res)












