HeadlinePemerintahan

Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berkontribusi Isi Kemerdekaan dengan Pembangunan Daerah

×

Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berkontribusi Isi Kemerdekaan dengan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, analisapublik.id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan menumbuhkan semangat kemerdekaan dengan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

“Saat ini, kita memiliki tugas mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan kebersamaan, untuk mewujudkan Kabupaten Sumenep yang maju dan sejahtera,” kata Bupati di sela-sela Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) 2025, di Halaman Kantor Bupati, Minggu (17/8/2025).

Melalui momentum peringatan Hari Kemerdekaan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat menjaga semangat persatuan dan menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun daerah secara berkelanjutan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, tetapi semua elemen masyarakat harus ikut terlibat dalam rangka membangun daerah berkelanjutan,” tuturnya.

Gotong Royong Kunci Kemajuan Sumenep
Menurut Bupati, seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sumenep harus menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi untuk berkarya dan bersinergi bersama dalam mendorong pembangunan di segala sektor.

Ia optimis, dengan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Kabupaten Sumenep akan bergerak maju sebagai daerah yang tidak hanya mempertahankan warisan sejarah, tetapi juga mampu bersaing di era modern.

Baca Juga:  Benteng Pelajar di Ruang Siber, Pemkab Sumenep Perketat Literasi Keamanan Data Siswa

“Kami yakin dengan semangat gotong royong serta partisipasi aktif masyarakat, bisa mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan,” terangnya.

Bupati menyatakan, kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal tanggung jawab bersama dalam melanjutkan cita-cita para pahlawan untuk membangun masa depan lebih baik.

“Para pahlawan meraih kemerdekaan harus dimaknai bukan hanya sebagai kebebasan dari penjajahan, tetapi tanggung jawab kolektif untuk membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.