HeadlinePemerintahan

Sumenep Perkuat Benteng Ruang Digital , Aparatur Pemerintah Dilatih Deteksi dan Respons Serangan Siber

180
×

Sumenep Perkuat Benteng Ruang Digital , Aparatur Pemerintah Dilatih Deteksi dan Respons Serangan Siber

Sebarkan artikel ini

Surabaya, analisapublik.id – Ancaman siber terhadap sistem pemerintahan digital kian nyata. Menanggapi eskalasi risiko tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengambil langkah sigap dengan memperkuat ketahanan siber internal mereka.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab Sumenep menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Deteksi dan Penanganan Insiden Siber bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Kantor Diskominfo, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini disebut sebagai manuver strategis Pemkab Sumenep untuk membangun ekosistem digital yang tidak hanya efisien, tetapi juga aman dan terpercaya, sejalan dengan mandat transformasi digital nasional.

Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, menekankan bahwa laju teknologi harus diimbangi dengan literasi keamanan yang mumpuni. “Kemajuan teknologi bisa membantu sekaligus menjadi hambatan jika tidak disertai pengetahuan yang cukup. Setiap OPD kini memiliki tanggung jawab langsung untuk menjaga keamanan data dan memastikan keberlangsungan layanan digitalnya,” ujar Indra.

Menurut Indra, meningkatkan kapasitas aparatur dalam merespons insiden siber adalah kebutuhan mendesak. “Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan setiap peserta memahami mekanisme deteksi dini, prosedur penanganan insiden, dan langkah mitigasi sesuai standar keamanan informasi pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga:  Benteng Pelajar di Ruang Siber, Pemkab Sumenep Perketat Literasi Keamanan Data Siswa

Kemampuan ini, kata dia, menjadi fondasi krusial dalam mewujudkan sistem pemerintahan digital yang kokoh dan terlindungi dari potensi serangan yang kian hari kian canggih.

Indra menambahkan, Diskominfo Sumenep berkomitmen penuh untuk memperkuat koordinasi antar-OPD, menciptakan kebijakan keamanan informasi yang terintegrasi di seluruh lini perangkat daerah.

“Upaya ini adalah bagian tak terpisahkan dari transformasi digital yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik, sekaligus perlindungan dan kedaulatan data pemerintah daerah,” tegas Indra, menandakan keseriusan Sumenep dalam mengelola aset digital.

Kegiatan yang diinisiasi Bidang TI dan Persandian Diskominfo Sumenep ini turut dihadiri secara daring oleh Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Provinsi Jawa Timur, Achmad Fadlil Chusni.

Untuk memastikan pelatihan bersifat aplikatif, peserta dari berbagai OPD bahkan mengikuti simulasi langsung deteksi dan penanganan insiden siber menggunakan laptop masing-masing, dipandu oleh narasumber ahli dari Diskominfo Jatim, Devi Ari Luthfianto dan Taufiq Ramadhani.

Melalui langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengirimkan sinyal tegas bahwa mereka siap menghadapi tantangan siber di era digital, sekaligus menegaskan komitmen untuk mengelola teknologi informasi secara aman, efisien, dan berdaulat.

Baca Juga:  Satpol PP Sumenep Tertibkan Reklame Liar di Berbagai Titik , Tindak Lanjut Instruksi Presiden

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.