PendidikanPeristiwa

Resmi Mengemban Amanah Baru, Prof. Ahmad Barizi Siap Kawal Peningkatan Mutu Pendidikan Kota Malang

5
×

Resmi Mengemban Amanah Baru, Prof. Ahmad Barizi Siap Kawal Peningkatan Mutu Pendidikan Kota Malang

Sebarkan artikel ini

Malang, analisapublik.id |Upaya Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di wilayahnya terus dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak berkompeten. Terbaru, dunia pendidikan Kota Pendidikan ini mendapat tambahan “amunisi” berharga dengan dilantiknya Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Ahmad Barizi, sebagai salah satu anggota Dewan Pendidikan Kota Malang.

​Masuknya nama besar dari kalangan akademisi kampus ke dalam jajaran Dewan Pendidikan ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat tepat. Mengingat rekam jejak dan kapasitas Prof. Ahmad Barizi di dunia pendidikan tinggi, kehadirannya diharapkan mampu memberikan angin segar sekaligus sumbangsih pemikiran kritis bagi kebijakan pendidikan di tingkat kota.

Kolaborasi Strategis Akademisi dan Pemerintah Daerah

​Pelantikan Prof. Ahmad Barizi bukan sekadar seremonial birokrasi, melainkan bentuk nyata kolaborasi pentahelix, khususnya antara perguruan tinggi (akademisi) dan pemerintah daerah. Sebagai seorang Guru Besar di salah satu kampus Islam negeri terbaik di Indonesia, Prof. Barizi membawa bekal pengalaman panjang dalam hal riset, pengembangan kurikulum, hingga manajemen pendidikan.

​Keahliannya dari menara gading kampus kini diharapkan dapat diimplementasikan dan membumi untuk menyelesaikan berbagai tantangan pendidikan dasar dan menengah di Kota Malang. Sinergi ini diyakini akan menjembatani kesenjangan antara teori akademik mutakhir dengan praktik kebijakan pendidikan di lapangan.

Fungsi Vital Dewan Pendidikan di Kota Malang

​Sebagai informasi, Dewan Pendidikan bukanlah lembaga formalitas belaka. Lembaga ini memiliki peran yang sangat krusial, yakni sebagai advisory agency (pemberi pertimbangan), supporting agency (pendukung), controlling agency (pengontrol), dan mediator antara pemerintah dengan masyarakat dalam hal kebijakan pendidikan.

​Dengan masuknya Prof. Ahmad Barizi ke dalam jajaran tersebut, fungsi pengawasan dan pemberian masukan strategis kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang dipastikan akan semakin tajam. Beliau diharapkan mampu mengawal isu-isu krusial seperti pemerataan kualitas sekolah, peningkatan kompetensi guru, adaptasi kurikulum yang relevan dengan era digital, hingga penguatan pendidikan karakter yang bernafaskan nilai-nilai religius dan moral.

Harapan Baru untuk Wajah Pendidikan Kota Malang

​Masyarakat dan stakeholder pendidikan di Kota Malang menaruh harapan besar atas pelantikan ini. Kota Malang yang selama ini menyandang predikat sebagai “Kota Pendidikan” tentu memiliki standar yang tinggi serta tantangan yang tidak mudah di tengah dinamika zaman.

​Keterlibatan langsung tokoh akademisi sekaliber Prof. Barizi menjadi sinyal positif bahwa Pemkot Malang sangat terbuka terhadap masukan berbasis data dan kajian ilmiah. Ke depannya, kebijakan-kebijakan yang lahir dari rekomendasi Dewan Pendidikan diharapkan tidak hanya bersifat reaktif, melainkan visioner, tepat sasaran, dan mampu membawa wajah pendidikan Kota Malang bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

​Kini, kiprah dan gagasan inovatif dari sang Guru Besar UIN Malang tersebut sangat dinantikan untuk mengawal dan mencerdaskan generasi penerus di Bhumi Arema.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.