HeadlinePemerintahan

Peringati HMPI 2025, PJT I Hijaukan Negeri dengan Bagi-Bagi Ratusan Bibit di CFD Ijen Malang

195
×

Peringati HMPI 2025, PJT I Hijaukan Negeri dengan Bagi-Bagi Ratusan Bibit di CFD Ijen Malang

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Perum Jasa Tirta I (PJT I) mengambil langkah nyata untuk mendorong konservasi lingkungan dengan membagikan 550 bibit pohon kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025. Aksi yang mengusung tema “Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi” ini dipusatkan di kawasan Car Free Day (CFD) Ijen, tepatnya di halaman Wisma Ijen 52, Kota Malang, pada Minggu (30/11/2025).

Aksi ini menjadi bagian dari upaya masif PJT I untuk meningkatkan kepedulian publik terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian sumber daya air.

Dalam keterangan tertulis yang diterima JNR, Senin (1/12/2025), kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Selain pembagian bibit, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pelestarian lingkungan serta kuis berhadiah suvenir ramah lingkungan. Bibit yang dibagikan memiliki nilai ekologis dan buah-buahan lokal, seperti mundu, matoa, juwet, durian, sirsat, dan nangka.

Kasubdiv Komunikasi Korporat & Umum PJT I, Yulia Puspitaningroem, didampingi Kasubdiv TJSL & ESG, Andriana Kartikasari, menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan menggerakkan kebiasaan menanam di masyarakat, bukan sekadar membagi-bagikan.

Baca Juga:  Darurat TBC di Kota Malang , Pemkot Susun Rencana Percepatan Eliminasi TBC 2030

“Total kami membagikan 650 bibit. Sebanyak 100 bibit disalurkan kepada DLH Kota Malang, dan 550 lainnya dibagikan kepada masyarakat yang hadir di Car Free Day Ijen. Harapannya, masyarakat dapat menanam dan merawat pohon di rumah masing-masing,” ujar Yulia.

Kolaborasi ini diperkuat dengan kehadiran Afif Frudin, Koordinator Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, yang menerima 100 bibit pohon secara simbolis. Bibit ini akan disalurkan ke berbagai kelurahan sebagai bagian dari gerakan penghijauan yang lebih luas di Kota Malang.

Untuk memperkuat pesan pelestarian lingkungan, dilakukan pula penanaman pohon matoa secara simbolis di Taman Slamet, Kota Malang. Matoa dipilih karena merupakan salah satu jenis pohon yang kini semakin jarang ditemukan, namun memiliki nilai ekologis tinggi. Penanaman ini menjadi wujud komitmen PJT I bersama DLH Kota Malang dalam memperluas ruang terbuka hijau sekaligus menjaga keragaman hayati kota.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Seluruh bibit pohon habis terdistribusi dalam waktu kurang dari dua jam, menunjukkan meningkatnya kesadaran publik akan pentingnya penghijauan.

Baca Juga:  Malang Siaga Banjir, Wali Kota Temukan Kasur di Drainase saat Tinjau Gerakan Angkat Sampah

Menanggapi tingginya partisipasi, Sekretaris Perusahaan PJT I, Erwando Rachmadi, menekankan pentingnya menjaga momentum gerakan menanam pohon.

“Menanam pohon hari ini bukan sekadar simbol, melainkan komitmen nyata PJT I untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan sumber daya air bagi generasi mendatang,” ungkap Erwando.

Melalui Peringatan HMPI 2025, PJT I mengajak masyarakat untuk terus menanam dan merawat pohon sebagai langkah konkret menjaga lingkungan dan ketersediaan air. Pohon berperan vital dalam menyerap air hujan, meningkatkan cadangan air tanah, serta mencegah erosi dan banjir.

“Dengan menanam satu pohon, kita turut memperkuat upaya konservasi sumber daya air sekaligus mewariskan bumi yang lebih sehat bagi generasi berikutnya,” tutup Erwando.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.