analisapublik.id – UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan peran strategis dalam menjaga konektivitas dan akses antarwilayah. Dipimpin oleh Ir. Jarwoto, S.T., UPT ini bertanggung jawab mengelola 21 ruas jalan provinsi yang tersebar di 5 kabupaten wilayah kerja, dengan total panjang 125,886 kilometer.
🔹 Ponorogo: 4 Ruas Jalan – Total 43,658 Km
Ruas strategis seperti Dengok – Batas Kabupaten Pacitan (24,066 km) dan Bts. Kota Ponorogo – Biting (15,872 km) merupakan jalur penghubung antarprovinsi yang memegang peranan vital bagi distribusi logistik dan mobilitas warga pedesaan.
🔹 Trenggalek: 1 Ruas Jalan – 29,998 Km
Satu ruas andalan di wilayah ini adalah Durenan – Prigi, sepanjang hampir 30 km, menghubungkan kawasan tengah Trenggalek dengan wilayah pesisir selatan, mendukung akses wisata dan industri perikanan.
🔹 Madiun: 2 Ruas Jalan – Total 5,928 Km
Ruas Kaligunting – Bajulan dan Jln. Patimura (Caruban) membentang di jantung Kabupaten Madiun, mendukung arus kendaraan dari pusat kabupaten menuju zona perbukitan dan pertanian.
🔹 Magetan: 9 Ruas Jalan – Total 39,243 Km
Magetan memiliki jaringan paling padat dengan kombinasi jalur utama dan jalan kota seperti:
Maospati – Bts. Kota Magetan (9,800 km)
Bts. Kota Magetan – Cemorosewu (24,336 km)
Jl. PB Sudirman, Jl. Diponegoro, Jl. A. Yani, dan lainnya yang memperkuat struktur kawasan perkotaan.
🔹 Ngawi: 5 Ruas Jalan – Total 7,059 Km
Ruas-ruas seperti Jln. Gubernur Suryo dan Jln. Panglima Sudirman merupakan jalur utama yang menghidupi transportasi dan ekonomi kota Ngawi, termasuk jalur pendukung perdagangan dan akses kawasan perbatasan.
📊 Total Ruas dan Panjang Jalan yang Dikelola
Wilayah Jumlah Ruas Total Panjang (km)
Ponorogo 4 ruas jalan : 43,658
Trenggalek 1 ruas jalan sepanjang 29,998
Madiun 2 ruas jalan panjang 5,928
Magetan ada 9 ruas jalan sepanjang 39,243
Ngawi berada di 5 ruas jalan sepanjang 7,059
Total 21 ruas jalan panjang keseluruhan 125,886 Km.
“Kami ingin masyarakat tahu, jalan yang mereka lewati setiap hari adalah hasil kerja keras yang penuh perhitungan teknis dan strategi pembangunan berkelanjutan,” ujar Ir. Jarwoto, S.T., Kepala UPT.
(HMWR)











