analisapublik.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga terus melanjutkan upaya strategis dalam memperkuat infrastruktur jalan. Salah satu proyek prioritas yang tengah berjalan adalah pelebaran Jalan Maospati – Batas Kota Magetan, yang dikerjakan oleh UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Madiun.
Proyek ini menargetkan pelebaran ruas sepanjang 9,15 kilometer, dengan panjang efektif pekerjaan 1,6 kilometer. Dari sisi pembiayaan, proyek ini memiliki nilai pagu sebesar Rp32,1 miliar, dengan nilai kontrak awal Rp25,05 miliar, dan setelah addendum menjadi Rp26,65 miliar.
Kontrak fisik ditandatangani pada 9 April 2025 dengan nomor 600.1/2150/KTR.PLBRN/103.6.4/2025. Pelaksanaan dimulai pada 11 April 2025 dan ditargetkan rampung pada 9 Desember 2025.
Hingga pertengahan September 2025, progres pekerjaan telah mencapai 44,47 persen, melampaui target rencana yang berada di angka 40,96 persen. Pencapaian ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pelaksana proyek dalam memenuhi jadwal dan kualitas pekerjaan.
Proyek ini berada di bawah koordinasi Ir. Jarwoto, S.T., Kepala UPT PJJ Madiun. Penanggung jawab teknis lapangan adalah Muhammad Alif Farrasi, S.T. selaku PPK Wilayah 1, serta pengawasan pembangunan dan peningkatan dilakukan oleh Ir. Nurzia Waladulkhaq, S.T., M.Sc.
Untuk mendukung kualitas, proyek ini melibatkan PT Bhakti Persada sebagai konsultan pengawas, sementara pelaksana kontruksi dipercayakan kepada PT Borneo Jaya Sakti.
Dengan capaian progres yang lebih tinggi dari rencana, masyarakat Kabupaten Magetan dan sekitarnya diharapkan segera merasakan manfaat nyata berupa kelancaran lalu lintas, peningkatan keselamatan pengguna jalan, serta penguatan ekonomi lokal melalui konektivitas yang lebih baik. (wah)








