Analisapublik.id – Sepanjang tahun 2024, Pemerintah Provinsi Bali sukses merealisasikan 68 proyek infrastruktur jalan dengan total panjang mencapai 142,5 km, didanai melalui anggaran sebesar Rp 1,45 triliun. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat dalam membangun konektivitas dan aksesibilitas antarkawasan secara merata.
✦ Capaian Utama Tahun 2024
Pembangunan jalan baru: 23,7 km
Rehabilitasi jalan rusak berat: 68,3 km
Peningkatan kapasitas jalan: 50,5 km
Tingkat progres fisik: 97,2%
Serapan anggaran: 94,8%
Beberapa proyek strategis yang telah rampung antara lain:
Peningkatan Jalan Provinsi di Kuta Selatan (4,2 km) untuk mengurai kemacetan pariwisata.
Rehabilitasi jalan kabupaten Klungkung (12,5 km).
Pembangunan akses baru kawasan Nusa Dua (3,8 km) menuju sentra MICE dan perhotelan.
Agenda Besar 2025: 82 Proyek, Sistem Pengawasan Digital Pertama Diterapkan
Menjawab kebutuhan infrastruktur masa depan, tahun 2025 Pemprov Bali mengalokasikan Rp 1,78 triliun untuk melaksanakan 82 paket pekerjaan jalan sepanjang total 178 km. Fokus diarahkan pada:
Pembangunan jalan baru: 35 km
Rehabilitasi total: 85 km
Pemeliharaan berkala: 58 km
✦ Proyek Prioritas 2025:
1. Tol Bali Mandara Tahap II – Jalur vital logistik dan pariwisata barat-timur.
2. Akses Bandara Ngurah Rai – Pelebaran jalan & lampu jalan tenaga surya.
3. Rehabilitasi Kawasan Ubud – Untuk pelestarian budaya dan ekonomi kreatif.
Pelaksanaan proyek akan melibatkan kolaborasi antarsektor seperti Dishub, Bappeda, dan DLH, serta dilengkapi sistem e-monitoring berbasis digital yang mengawal seluruh siklus proyek dari lelang hingga laporan harian.
Langkah Korektif dan Mitigasi Risiko
Tiga proyek 2024 sempat tertunda karena masalah lahan di Karangasem dan Bangli. Sebagai antisipasi, tahun 2025 akan dimulai dengan penandatanganan MoU bersama BPN dan pemerintah desa demi mempercepat proses pertanahan.
“Infrastruktur bukan hanya beton dan aspal, tapi jembatan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ir. I Nengah Putrayasa, ST.
“Kami siapkan rencana kerja rinci serta tim teknis yang kuat di lapangan,” tambah Komang Yudi Arthady, ST. (AT)











