JAKARTA, analisapublik.id — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Tahun 2026 sebagai bagian dari langkah konsolidasi internal untuk memperkuat kinerja organisasi. Kegiatan yang berlangsung di Markas Besar Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2026) ini dibuka langsung oleh Wakapolri, Dedi Prasetyo.
Rakernis tersebut melibatkan sejumlah satuan kerja strategis, di antaranya Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes), Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), Pusat Keuangan (Puskeu), serta Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri. Keterlibatan lintas fungsi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program kerja institusi.
Dalam arahannya, Wakapolri menekankan bahwa pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel menjadi elemen kunci dalam menunjang keberhasilan operasional kepolisian. Ia menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik akan berdampak langsung pada optimalisasi program kerja serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, penguatan organisasi yang adaptif juga menjadi perhatian utama. Polri dituntut mampu merespons dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan.
Rakernis Gabungan ini juga diarahkan untuk menyelaraskan program kerja internal Polri dengan kebijakan nasional, khususnya Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026. Sinkronisasi tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan dan langkah strategis tetap sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Dalam rangkaian kegiatan, turut dilakukan penyematan Tanda Kemahiran Kedokteran Kepolisian kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini. Momentum ini menjadi simbol penguatan sinergi antara Polri dan kementerian dalam mendukung pelayanan publik yang profesional.
Melalui Rakernis Gabungan 2026, Polri diharapkan mampu memperkuat integritas tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan ke depan dengan pendekatan yang adaptif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sumber: Divisi Humas Polri
Reporter: Rijen Senario
Editor: Respati






