Polres Blitar Kota menyalurkan 3.000 liter air bersih kepada warga Sentul yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.
Kota Blitar, Analisapublik.id – Polres Blitar Kota, Polda Jawa Timur, menyalurkan bantuan 3.000 liter air bersih kepada warga RT 02 RW 08, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, setelah kemarau panjang menyebabkan sejumlah sumur mengering dan mengganggu kebutuhan air rumah tangga, Rabu 21 Oktober 2026.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kesulitan warga memperoleh air bersih selama beberapa pekan terakhir.
Kondisi sumur yang mengering menyebabkan masyarakat menghadapi keterbatasan pasokan air untuk kebutuhan memasak, mandi, mencuci, dan aktivitas rumah tangga lainnya.
Untuk mendukung distribusi, petugas menyiapkan satu unit tandon berkapasitas 1.200 liter serta empat drum penampungan yang masing-masing berkapasitas 100 liter.
Sarana penampungan tersebut ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau agar masyarakat dapat mengambil air bersih secara langsung.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kemarau panjang.
Menurutnya, pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mencakup respons terhadap persoalan sosial yang membutuhkan penanganan cepat.
“Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih harian warga yang terdampak kekeringan. Kehadiran personel di lapangan adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKBP Kalfaris Triwijaya.
Distribusi air bersih tersebut dilaksanakan melalui koordinasi antara Polres Blitar Kota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Pemerintah Kelurahan Sentul.
Sekretaris Kelurahan Sentul bersama staf serta pengurus RT dan RW setempat turut mendampingi petugas selama proses penyaluran bantuan.
Keterlibatan perangkat kelurahan dan pengurus lingkungan diperlukan untuk membantu memastikan distribusi air dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Ketua RW setempat mewakili warga menyampaikan apresiasi atas respons kepolisian dalam membantu mengatasi kesulitan air bersih akibat kemarau panjang.
Meski bantuan telah disalurkan, mengeringnya sejumlah sumur warga menunjukkan bahwa persoalan ketersediaan air masih membutuhkan perhatian selama kondisi kemarau berlangsung.
Bantuan sebanyak 3.000 liter tersebut menjadi langkah penanganan sementara untuk membantu kebutuhan masyarakat di lingkungan RT 02 RW 08 Kelurahan Sentul.
Namun, informasi yang tersedia belum merinci jumlah kepala keluarga penerima manfaat maupun kebutuhan air bersih harian seluruh warga terdampak.
Belum diketahui pula berapa lama pasokan 3.000 liter tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat apabila sumber air warga belum kembali normal.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam menentukan kebutuhan distribusi lanjutan agar bantuan tidak hanya diberikan sekali ketika kesulitan air masih berlangsung.
Polres Blitar Kota menyatakan akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memetakan wilayah lain yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Pemetaan wilayah terdampak diperlukan agar penyaluran bantuan berikutnya dapat dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat dan kondisi sumber air di lapangan.
Selain distribusi bantuan, pemantauan terhadap ketersediaan air menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Melalui koordinasi kepolisian, BPBD, dan pemerintah daerah, penanganan kekeringan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih.
Reporter: Bhayu Indarto
Redaktur: Aris Setyoadji



