Peristiwa

LKHAI dan JIMLY School Perkuat Kompetensi Hukum Bisnis di Surabaya, Didukung Sembilan Tokoh Nasional

2863
×

LKHAI dan JIMLY School Perkuat Kompetensi Hukum Bisnis di Surabaya, Didukung Sembilan Tokoh Nasional

Sebarkan artikel ini

Webinar hukum bisnis LKHAI dan JIMLY School di Surabaya diikuti hampir 200 peserta dengan dukungan sembilan tokoh nasional lintas sektor.

Surabaya, Analisapublik.id – Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) bersama JIMLY School memperkuat pengembangan kompetensi hukum bisnis melalui webinar nasional yang diikuti hampir 200 peserta dari berbagai daerah dengan dukungan sembilan tokoh nasional lintas sektor, Rabu malam 21 Oktober 2026.

Webinar bertajuk “Pengembangan Kompetensi dalam Dinamika Perkembangan Hukum Bisnis” tersebut diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan pusat penyelenggaraan di Surabaya.

Kolaborasi kedua lembaga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman terhadap perkembangan regulasi, perubahan teknologi, serta tantangan hukum yang dihadapi dunia usaha dan berbagai sektor ekonomi.

Ketua Umum DPP LPKAN Indonesia sekaligus Pembina LKHAI, R. Mohammad Ali Zaini, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan perubahan kebijakan dan kebutuhan industri.

“Pengembangan kompetensi merupakan kebutuhan penting di tengah dinamika perkembangan hukum dan dunia usaha. Melalui kegiatan webinar seperti ini, kita berharap para peserta dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman, serta mengikuti perkembangan regulasi yang berkaitan dengan aktivitas bisnis,” ujar Ali Zaini.

Menurutnya, pemahaman terhadap hukum bisnis tidak hanya diperlukan advokat dan akademisi, tetapi juga aparatur pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ekonomi.

Baca Juga:  Simo Gunung Berduka, Remaja Ditemukan Meninggal di Rumah Nenek, Polisi Lakukan Olah TKP

“Pemahaman hukum bisnis tidak hanya dibutuhkan oleh praktisi hukum, tetapi juga oleh pelaku usaha dan berbagai pihak yang terlibat dalam aktivitas ekonomi. Karena itu, ruang diskusi dan edukasi seperti ini perlu terus dikembangkan,” tambahnya.

Webinar menghadirkan dua narasumber, yakni Drs. Lutfil Hakim, pemerhati ekonomi dan bisnis sekaligus Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, serta Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., Direktur LSP JIMLY dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Surabaya.

Kedua narasumber dihadirkan untuk memperluas pemahaman peserta mengenai perkembangan hukum bisnis dan kebutuhan kompetensi profesional dalam menghadapi perubahan dunia usaha.

Peserta webinar berasal dari berbagai instansi pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pelayanan publik, organisasi kemasyarakatan, hingga kalangan praktisi hukum dan pelaku usaha.

Sejumlah peserta berasal dari organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, UIN Sunan Ampel Surabaya, UPN Veteran Jawa Timur, dan Universitas Bhayangkara Surabaya.

Perwakilan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, RS Menur Surabaya, organisasi Pemuda Pancasila, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya turut mengikuti forum tersebut.

Keterlibatan peserta dari berbagai sektor menunjukkan luasnya kebutuhan pemahaman hukum bisnis, terutama dalam menghadapi perkembangan regulasi dan persoalan hukum yang berkaitan dengan aktivitas kelembagaan maupun ekonomi.

Baca Juga:  Perkuat Daya Saing Global, Wamenaker Dorong Sertifikasi Profesi Permanent Makeup

Dukungan terhadap kolaborasi LKHAI dan JIMLY School juga datang dari sembilan tokoh nasional yang memiliki latar belakang akademisi, dunia usaha, lembaga pemerintah, serta industri kreatif.

Kesembilan tokoh tersebut meliputi Direktur PT Brawijaya Multi Usaha Dr. H. Edi Purwanto, S.TP., M.M.; Ketua Umum KADIN Jawa Timur H. Adik Dwi Putranto, S.H., M.HP.; serta musisi rock Boomerang, Roy Jeconiah.

Dukungan berikutnya disampaikan Dekan Fakultas Hukum dan Bisnis ITB Yadika Pasuruan Dr. Agus Andi Subroto, S.TP., M.M.; Direktur Eksekutif Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya Dhian Satria Yudha, S.Kom., M.Kom.; serta Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Suparji, S.Pd., M.Pd.

Tiga tokoh lainnya adalah Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, S.H., M.H.; Wakil Rektor III Universitas Widya Gama Malang Prof. Dr. Ana Sopanah, S.E., M.Si., Ak., CA., CMA.; serta Ketua LPJK Kementerian Pekerjaan Umum Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng.

Para tokoh tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama kedua lembaga dan berharap kolaborasi dapat diperluas melalui pendidikan hukum, pelatihan kompetensi tersertifikasi, serta forum strategis yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana Rachmatika Ramadhani, S.Psi., yang juga menjabat Direktur Utama PT Forjasi Lentera Indonesia.

Baca Juga:  Surabaya Dorong Diversifikasi Sumber Protein Keluarga

Diskusi dipandu Direktur Eksekutif LKHAI Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., dengan dukungan notulis Rouli D. Marbun, S.H., M.H., dan Siti Julaicha, S.E., MSA., M.H.

Penyelenggaraan webinar secara daring memberikan kesempatan kepada peserta dari berbagai wilayah untuk mengikuti pengembangan kompetensi tanpa harus menghadiri kegiatan secara langsung.

Selain memperluas akses pendidikan hukum, model pembelajaran tersebut diharapkan dapat mendukung pertukaran pengetahuan antara akademisi, praktisi, pemerintah, dan pelaku usaha.

Ali Zaini menegaskan bahwa kerja sama LKHAI dan JIMLY School tidak seharusnya berhenti pada penyelenggaraan satu kegiatan, melainkan perlu dikembangkan menjadi program pembelajaran berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu webinar saja. Ke depan, LKHAI dapat terus menghadirkan berbagai forum edukasi, baik melalui webinar, talk show, maupun kegiatan lainnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” pungkasnya.

Ke depan, LKHAI diharapkan memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan, pemerintah, praktisi hukum, dan dunia usaha melalui pelatihan serta sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Keberlanjutan kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan profesional menghadapi perubahan regulasi, meningkatkan pemahaman hukum bisnis, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.

Reporter: Rijen Senario

Redaktur: Aris Setyoadji

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.