Headlineinfopol

Kapolda Jatim Temui BEM Se-Jawa Timur, Bahas Narkoba dan Keamanan Masyarakat

2791
×

Kapolda Jatim Temui BEM Se-Jawa Timur, Bahas Narkoba dan Keamanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Kapolda Jatim berdialog dengan BEM se-Jawa Timur di Surabaya membahas peredaran narkoba, minuman keras, dan peran mahasiswa menjaga keamanan.

Surabaya, Analisapublik.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono berdialog dengan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Timur di Selasar Gedung Patuh Lantai 2 Mapolda Jatim, Selasa 20 Oktober 2026, untuk membahas pencegahan peredaran narkotika, minuman keras, dan keterlibatan mahasiswa dalam menjaga keamanan masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi forum komunikasi antara kepolisian dan organisasi mahasiswa untuk membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Dekananto menegaskan bahwa kepolisian membutuhkan keterlibatan masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk mengidentifikasi persoalan sosial dan mencari langkah penanganan yang tepat.

“Pemeliharaan kamtibmas tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. Kami berharap mahasiswa dapat terus memberikan aspirasi yang konstruktif serta terlibat nyata dalam mengurai persoalan sosial di tengah masyarakat,” ujar Dekananto.

Kapolda juga mendorong mahasiswa mengkaji isu strategis daerah berdasarkan informasi dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Verifikasi Bansos Surabaya Lewat Musyawarah RT, Wali Kota Eri Minta Warga Tak Pinjamkan KTP

Menurutnya, hasil kajian mahasiswa dapat menjadi masukan bagi pemerintah maupun kepolisian dalam menentukan kebijakan penanganan persoalan yang berdampak terhadap masyarakat.

Dalam sesi diskusi, perwakilan BEM se-Jawa Timur menyoroti tantangan keamanan di tingkat lokal, terutama pencegahan peredaran narkotika dan penanganan peredaran minuman keras.

Mahasiswa juga menyampaikan gagasan kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat dilaksanakan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan kepolisian.

Menanggapi masukan tersebut, Dekananto menyatakan kesiapan mendorong komunikasi dan kerja sama berkelanjutan dengan organisasi mahasiswa.

Kerja sama itu direncanakan melibatkan kepolisian, mahasiswa, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya sesuai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Namun, keterangan kegiatan tersebut belum memerinci program konkret, jadwal pelaksanaan, maupun mekanisme tindak lanjut atas usulan mahasiswa.

Selain membahas keamanan, Dekananto mengingatkan pentingnya sikap kritis dan tanggung jawab mahasiswa dalam menyikapi informasi yang beredar melalui media digital.

Ia meminta mahasiswa memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak memperbesar persoalan akibat informasi yang belum terverifikasi.

“Sikap objektif dan bertanggung jawab adalah kunci agar ruang publik kita tetap kondusif, sehingga diskusi-diskusi yang terbangun di dalamnya selalu berjalan produktif,” katanya.

Baca Juga:  Perangi Narkoba dan HP Ilegal, Rutan Medaeng Gelar Razia Mendadak

Pertemuan tersebut membuka ruang komunikasi antara Polda Jatim dan organisasi mahasiswa dalam membahas persoalan keamanan serta pengabdian masyarakat.

Tindak lanjut dialog masih diperlukan, terutama untuk memastikan usulan pencegahan narkotika, penanganan peredaran minuman keras, dan program kolaborasi dapat diwujudkan melalui langkah yang terukur.

Reporter: Bhayu Indarto

Redaktur: Aris Setyoadji

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.