BANGKALAN, Analisapublik.id | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melakukan preservasi ruas Jalan Nasional Pelabuhan Tanjung Bumi–Batas Kabupaten Bangkalan/Sampang. Penanganan dilakukan untuk menjaga kondisi jalan sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna yang melintas di jalur tersebut.
Pekerjaan dilaksanakan melalui PPK 3.1 Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari Preservasi Jalan dan Jembatan Tanjung Bumi–Pamekasan–Sumenep.
Pada Segmen 1 Arosbaya, panjang jalan yang mendapat penanganan mencapai 1,025 kilometer. Pekerjaan tidak hanya menyasar kondisi permukaan jalan, tetapi juga sejumlah fasilitas pendukung yang berpengaruh terhadap ketahanan konstruksi dan keselamatan lalu lintas.
Lingkup pekerjaan meliputi perbaikan perkerasan jalan, penanganan saluran drainase dan gorong-gorong, serta pemasangan marka jalan menggunakan material termoplastik.
Perbaikan perkerasan diarahkan untuk mempertahankan kemantapan ruas jalan nasional tersebut sehingga dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat maupun kendaraan angkutan barang.
Sementara penanganan drainase dan gorong-gorong menjadi bagian penting untuk menjaga sistem pembuangan air di sekitar badan jalan. Sistem drainase yang berfungsi baik diperlukan untuk mengurangi potensi genangan yang dapat mempercepat kerusakan lapisan perkerasan.
Selain itu, pemasangan marka termoplastik dilakukan untuk memperjelas panduan bagi pengguna jalan, terutama dalam menjaga lajur kendaraan dan meningkatkan keselamatan berkendara.
Ruas Tanjung Bumi–Pamekasan–Sumenep merupakan bagian jaringan jalan nasional yang menunjang pergerakan masyarakat di Pulau Madura. Karena itu, pemeliharaan secara berkala diperlukan agar tingkat pelayanan jalan tetap terjaga.
Melalui preservasi pada Segmen Arosbaya tersebut, BBPJN Jawa Timur–Bali menargetkan kondisi jalan tetap mantap serta mampu memberikan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintasi jalur nasional di wilayah Bangkalan.
Reporter : Respati










