Surabaya, analisapublik.id -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah proaktif untuk mencegah terulangnya tragedi ambruknya bangunan pondok pesantren (ponpes) di Sidoarjo. Pemkot Surabaya, melalui Wali Kota Eri Cahyadi yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jawa Timur, menjalin kerja sama dengan IKA ITS untuk melakukan audit dan perhitungan ulang kekuatan struktur bangunan seluruh pondok pesantren.
Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan bahwa Rektor ITS telah memberikan respons positif terhadap permintaan bantuan ini. Sebuah tim khusus gabungan dari alumni ITS akan segera dibentuk dan diterjunkan untuk mengevaluasi kekuatan struktural bangunan ponpes, dimulai dari Kota Surabaya, sebelum diperluas ke seluruh wilayah Jawa Timur.
Secara khusus, IKA ITS akan memberikan bantuan teknis langsung terkait perhitungan struktur dan arsitektur pada Ponpes Al Khoziny, lokasi yang menjadi fokus utama pasca-tragedi tersebut, guna memastikan keamanan konstruksi ke depannya. Tujuan dari program ini adalah agar setiap pembangunan di masa depan, siapapun pelaksananya, dapat menerima bantuan perhitungan struktur dan arsitektur untuk menjamin keselamatan dan mencegah insiden serupa terulang kembali. ( wa/ar)











