SURABAYA – analisapublik.id | Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur akan menggelar pelantikan pengurus periode 2025–2030 yang dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik” pada Rabu, 10 Juni 2026, di Grand Mercure Surabaya Mirama, Jalan Raya Darmo Nomor 68–78, Surabaya.
Kegiatan yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi momentum penting bagi JMSI Jawa Timur dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas komitmen media siber terhadap profesionalisme jurnalistik dan perlindungan kepentingan publik di era digital.
Pelantikan pengurus baru JMSI Jawa Timur akan menjadi tonggak penguatan organisasi media siber di tingkat daerah, seiring meningkatnya tantangan industri pers akibat perkembangan teknologi informasi, disrupsi digital, serta maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di ruang publik.

Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan, panitia dan jajaran pengurus JMSI Jawa Timur telah melakukan sejumlah audiensi dengan pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Salah satunya adalah pertemuan dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, yang berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, JMSI Jatim menyampaikan agenda pelantikan sekaligus membangun sinergi antara media siber dan pemerintah daerah dalam mendukung penyebaran informasi publik yang berkualitas.
Selain itu, pengurus JMSI Jawa Timur juga melakukan silaturahmi dengan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan pelantikan dan FGD yang akan membahas berbagai tantangan media siber di tengah transformasi digital.
Ketua Panitia Pelantikan JMSI Jawa Timur, Supardi Hardy, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
Menurutnya, panitia telah mengundang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk hadir sebagai keynote speaker dalam kegiatan tersebut. Selain gubernur, sejumlah tokoh nasional juga dijadwalkan menjadi narasumber, termasuk unsur pimpinan Dewan Pers, Ketua JMSI Pusat, serta akademisi bidang komunikasi media digital dari Universitas Trunojoyo Madura.
“Kami berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar. Alhamdulillah, para narasumber yang diundang telah mengonfirmasi kehadirannya,” ujar Supardi Hardy.
FGD yang digelar bersamaan dengan pelantikan akan menjadi forum strategis untuk membahas peran media siber dalam menjaga kualitas demokrasi, meningkatkan literasi digital masyarakat, memperkuat etika jurnalistik, serta menghadapi tantangan disinformasi dan hoaks yang terus berkembang di ruang digital.
Melalui kegiatan tersebut, JMSI Jawa Timur berharap dapat memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem media yang profesional, independen, dan bertanggung jawab terhadap kepentingan publik.
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: JMSI Jawa Timur












