HeadlinePemerintahan

Jelang Akhir Tahun, Harga Pangan di Surabaya Dinyatakan Aman, Hanya Cabai Rawit Nakal Melonjak 66 Persen

×

Jelang Akhir Tahun, Harga Pangan di Surabaya Dinyatakan Aman, Hanya Cabai Rawit Nakal Melonjak 66 Persen

Sebarkan artikel ini

Analisapublik.id , Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memastikan stok dan harga bahan kebutuhan pokok di Ibu Kota Jawa Timur aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Namun, laporan terbaru menunjukkan satu komoditas utama mengalami lonjakan harga yang signifikan.

Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti, mengungkapkan bahwa secara umum ketersediaan bahan pokok masih melimpah, dan sebagian besar harga terpantau stabil.

“Jadi tidak terjadi kenaikan yang signifikan, tapi ada beberapa komoditas yang memang mengalami kenaikan. Diantaranya adalah yang naik agak lumayan itu cabai rawit,” kata Antiek, Jumat (12/12/2025).

Cabai Rawit Tembus Rp70 Ribu, Dipicu Cuaca Ekstrem
Kenaikan harga cabai rawit menjadi sorotan utama. Antiek menjelaskan bahwa per 10 Desember 2025, harga cabai rawit telah mencapai Rp70.000 per kilogram. Harga ini melonjak drastis dibandingkan akhir November 2025 yang berada di kisaran Rp42.000 hingga Rp46.000 per kilogram, atau terjadi kenaikan lebih dari 66 persen dalam dua pekan.

Baca Juga:  Efektif Tingkatkan Fokus Siswa, Pembatasan Gadget di Sekolah Surabaya Mulai Berbuah Manis

Fenomena ini, menurut Antiek, tidak hanya terjadi di Surabaya, tetapi hampir di seluruh Jawa Timur dan Indonesia. Kenaikan dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem yang menyebabkan petani di berbagai daerah mengalami gagal panen.

“Di beberapa daerah itu ada yang sampai Rp100 ribu per kilogram ya memang. Karena cuaca ya, itu salah satu faktornya, sehingga menyebabkan gagal panen dan kerusakan,” jelasnya.

Sementara itu, harga cabai merah besar menunjukkan fluktuasi yang lebih moderat. Kenaikannya hanya berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000, dari Rp44.000 menjadi Rp48.000 per kilogram.

Untuk meredam lonjakan harga cabai rawit, DKPP Kota Surabaya telah menyiapkan formula jangka pendek dan menengah, salah satunya dengan membagikan bibit cabai rawit kepada kelompok tani (poktan), komunitas, dan masyarakat.

Antiek menerangkan, Pemkot telah membagikan sebanyak 25.000 bibit cabai rawit sejak Agustus hingga awal September 2025. Pembagian bibit ini kini mulai membuahkan hasil.

“Kami bersama dengan kelompok tani menanam serentak di bulan Agustus. Sekarang sebagian besar di bulan ini (Desember 2025) sudah panen,” terangnya.

Baca Juga:  Mengintip Dapur Inovasi Kota Pahlawan, Eri Cahyadi Beberkan Peta Cerdas Surabaya Kebijakan Digerakkan Real Time dan AI

Ia meyakini program ini secara tidak langsung mengurangi konsumsi cabai dari pasar dan mencukupi kebutuhan rumah tangga. “Kalau dia ada dua pohon saja sekarang sudah panen sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” ujar Antiek.

Daging dan Telur Stabil, Imbauan Belanja Bijak
Di luar cabai, harga komoditas penting lainnya terpantau stabil. Harga daging ayam ras pada Desember 2025 mencapai Rp37.000 per kilogram, sedikit naik dari November yang berada di kisaran Rp36.000. Sementara harga telur ayam ras sejak 5 Desember 2025 masih stabil di kisaran Rp28.000 per kilogram.

“Secara prinsip, harga-harga yang mengalami kenaikan agak lumayan itu hanya di cabai rawit, yang lain stabil. Ketersediaan kita sangat aman dan cukup untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

Menjelang Nataru, Pemkot Surabaya akan intensif melakukan pemantauan terhadap 12 jenis komoditas penting, termasuk daging, kedelai, bawang-bawangan, hingga gula dan minyak goreng. Pemantauan juga mencakup pengecekan produk makanan dan minuman kadaluarsa.

Antiek mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik dan berbelanja secara bijak. “Cukup belanja seperlunya saja tidak perlu menimbun,” tutupnya, mengingatkan agar masyarakat menghindari pembelian berlebihan yang bisa menyebabkan food loss atau pemborosan.

Baca Juga:  Surabaya Kirim Bantuan 5,5 Ton Logistik ke Sumatera Lewat Jalur Laut

(Respatih)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.