EDITORIALHeadline

Pembangunan Jalan Gondanglegi–Balekambang Capai 51,48 Persen, Perkuat Konektivitas Selatan Malang

1360
×

Pembangunan Jalan Gondanglegi–Balekambang Capai 51,48 Persen, Perkuat Konektivitas Selatan Malang

Sebarkan artikel ini

MALANG, analisapublik.id – Pembangunan ruas jalan Lot 16 A Gondanglegi–Simpang Balekambang di Kabupaten Malang terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, capaian pekerjaan telah mencapai 51,48 persen, menandai percepatan konstruksi pada proyek strategis yang ditujukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah selatan Jawa Timur.

Proyek ini dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali sebagai bagian dari penguatan jaringan jalan nasional. Ruas sepanjang kurang lebih 16 kilometer tersebut dirancang untuk membuka akses transportasi yang lebih efisien, khususnya menuju kawasan pesisir selatan seperti Balekambang yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Malang.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap sejak dimulainya konstruksi, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas struktur jalan. Tahapan pekerjaan meliputi pekerjaan tanah, perkerasan, hingga pembangunan sistem drainase guna menjamin daya tahan jalan dalam jangka panjang serta mengurangi risiko kerusakan akibat genangan air.

Secara teknis, percepatan progres dilakukan melalui optimalisasi alat berat dan manajemen konstruksi di lapangan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan capaian yang telah melampaui separuh pekerjaan, proyek ini kini memasuki fase lanjutan yang menitikberatkan pada penyempurnaan struktur dan kualitas permukaan jalan.

Dari sisi fungsi, pembangunan ruas Gondanglegi–Balekambang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah Malang bagian selatan. Akses yang lebih baik diharapkan mampu menekan waktu tempuh, meningkatkan efisiensi transportasi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Selain itu, peningkatan aksesibilitas juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi, khususnya dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perdagangan lokal. Kawasan pesisir selatan yang sebelumnya relatif terbatas aksesnya diharapkan menjadi lebih terbuka dan kompetitif.

BBPJN Jawa Timur–Bali memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan konstruksi dan standar mutu jalan nasional. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa infrastruktur yang dibangun tidak hanya mempercepat konektivitas, tetapi juga memberikan tingkat keamanan yang optimal bagi pengguna jalan.

Dengan progres yang terus meningkat, penyelesaian proyek ini diharapkan segera terealisasi sehingga masyarakat dapat memanfaatkan infrastruktur tersebut sebagai bagian dari peningkatan layanan transportasi darat di wilayah Jawa Timur.

Sumber: BBPJN Jawa Timur–Bali
Reporter: Rijen Senario
Editor: Respati

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.