HeadlinePeristiwa

FPK Jatim Jalin Sinergi Strategis dengan Rindam Brawijaya, Dorong Penguatan Ideologi Pancasila dan Bela Negara

551
×

FPK Jatim Jalin Sinergi Strategis dengan Rindam Brawijaya, Dorong Penguatan Ideologi Pancasila dan Bela Negara

Sebarkan artikel ini

Analisapublik.id  – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Resimen Induk Kodam (Rindam) V/Brawijaya pada Senin, 26 Mei 2025.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara elemen masyarakat multietnis dan institusi TNI dalam menjaga keutuhan ideologi Pancasila serta menanamkan semangat bela negara dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

 

Rombongan FPK Jatim yang mewakili 55 suku dan etnis dari berbagai penjuru Jawa Timur disambut hangat oleh jajaran pimpinan Rindam Brawijaya. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua FPK Jatim R. Mohammad Ali Zaini, didampingi para pengurus inti, termasuk sekretaris dan bendahara forum.

 

Pertemuan ini difokuskan untuk menjajaki kerja sama pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat) penguatan ideologi Pancasila dan bela negara. Program tersebut dirancang sebagai bagian dari pembinaan kebangsaan yang inklusif, menyentuh langsung akar keberagaman sosial-budaya masyarakat. Pelaksanaan diklat direncanakan pada bulan Juli mendatang dengan melibatkan mahasiswa lintas etnis dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Timur.

 

Acara berlangsung dalam suasana akrab namun tetap penuh khidmat, mencerminkan komitmen kuat kedua belah pihak dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.

 

Ketua FPK Jatim R. Mohammad Ali Zaini menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan masyarakat secara nyata. “Keberagaman bukan sekadar fakta sosiologis, tetapi kekuatan strategis bangsa. Karena itu, bela negara harus dibangun tidak hanya dalam semangat emosional, tapi juga melalui pembinaan yang terstruktur dan sistematis,” ungkapnya.

 

Pihak Rindam Brawijaya menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan mendukung penuh program kerja sama ini. Menurut pimpinan Rindam, sinergi ini merupakan wujud konkret kolaborasi antara pertahanan negara dan masyarakat sipil dalam memperkuat ketahanan nasional berbasis kebhinekaan.

 

Silaturahmi ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi kerja sama berkelanjutan antara FPK Jatim dan Rindam Brawijaya. Keduanya sepakat membangun model kolaboratif yang mampu memperkuat wawasan kebangsaan secara adaptif, kontekstual, dan berakar pada semangat persatuan Indonesia. (AT)