Surabaya, Analisapublik.id – Tim Nasional Jerman mengawali Piala Dunia 2026 dengan penampilan luar biasa. Menghadapi Curacao pada laga pertama Grup E di Houston, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) waktu setempat, Die Mannschaft menang telak 7-1 dan sekaligus mengukir sejarah baru di ajang Piala Dunia.
Kemenangan tersebut membawa Jerman melampaui rekor Brasil sebagai tim dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia. Tambahan tujuh gol ke gawang Curacao membuat koleksi gol Jerman mencapai 239 gol, unggul satu gol dari Brasil yang sebelumnya memegang rekor dengan 238 gol.
Sejak awal pertandingan, Jerman tampil jauh lebih dominan. Skuad asuhan Julian Nagelsmann menguasai jalannya laga dan terus menekan pertahanan Curacao yang untuk pertama kalinya tampil di panggung Piala Dunia.
Felix Nmecha membuka keunggulan Jerman sebelum Nico Schlotterbeck menggandakan skor. Kai Havertz kemudian menjadi aktor utama kemenangan dengan mencetak dua gol. Tiga gol lainnya disumbangkan Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav.
Curacao hanya mampu membalas melalui Livano Comenencia. Meski tidak mengubah hasil pertandingan, gol tersebut tetap memiliki arti penting karena menjadi gol pertama Curacao dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Kai Havertz tampil sebagai pemain paling menonjol dalam pertandingan ini. Selain mencetak dua gol, ia juga menyumbang satu assist dan menjadi pusat serangan Jerman sepanjang laga. Penampilannya mengantarkan pemain berusia 27 tahun itu meraih penghargaan pemain terbaik pertandingan.
Bagi Jerman, kemenangan ini menjadi awal yang ideal dalam perburuan gelar dunia kelima. Lebih dari itu, cara mereka meraih kemenangan menunjukkan bahwa proses regenerasi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir mulai membuahkan hasil. Perpaduan pemain senior seperti Manuel Neuer dengan generasi muda seperti Musiala dan Nmecha membuat permainan Jerman terlihat seimbang dan tajam.
Skor 7-1 juga mengingatkan publik sepak bola pada kemenangan bersejarah Jerman atas Brasil pada semifinal Piala Dunia 2014. Meski konteks dan lawannya berbeda, hasil identik tersebut kembali menunjukkan kemampuan Die Mannschaft tampil sangat efektif ketika menemukan ritme permainan terbaiknya.
Di sisi lain, Curacao tetap mencatatkan sejarah meski harus menelan kekalahan telak. Negara kecil di kawasan Karibia itu akhirnya merasakan debut di putaran final Piala Dunia setelah perjuangan panjang di babak kualifikasi. Gol yang dicetak Comenencia menjadi catatan berharga yang akan dikenang dalam perjalanan sepak bola Curacao.
Jerman kini menatap laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi. Selain mengamankan tiga poin pertama, mereka juga berhasil menorehkan rekor yang kemungkinan akan bertahan lama dalam sejarah Piala Dunia.
Jika mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Curacao, Jerman layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat terkuat peraih trofi Piala Dunia 2026.






