Surabaya, analisapublik.id – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Jawa Timur menyampaikan pernyataan sikap resmi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025. Pernyataan tersebut ditegaskan pada 23 Agustus 2025 di Surabaya.

FPK Jatim menolak segala bentuk gerakan atau upaya yang mengatasnamakan masyarakat untuk mendiskreditkan pemerintah. Organisasi ini menegaskan bahwa upaya provokasi, adu domba, maupun tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa tidak boleh dibiarkan karena mengganggu kedamaian, ketentraman, serta kesejukan di Jawa Timur.
Pernyataan sikap ini disampaikan langsung oleh Ketua FPK Jatim, R. Mochamad Ali Zaini, dan Sekretaris Muhammad Alyas, SH, MH, sebagai bentuk kontribusi dan tanggung jawab warga Jawa Timur dalam menjaga persatuan bangsa.
Pernyataan tersebut dirilis pada 23 Agustus 2025, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Deklarasi sikap dilakukan di Surabaya, sebagai pusat kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan Jawa Timur.
FPK Jatim menyampaikan sikap ini sebagai bentuk dukungan penuh terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Dukungan diberikan agar pembangunan dapat berlanjut demi mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Jawa Timur sesuai Program Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang yang sudah ditetapkan.

FPK menegaskan tekad menjaga kebhinekaan, merawat persatuan, serta memperkuat semangat kebersamaan antarsuku bangsa di Jawa Timur. Pernyataan sikap ini diharapkan menjadi pedoman bersama dalam memperkokoh ketentraman, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.
Dengan pernyataan sikap ini, FPK Jawa Timur menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa, mendukung pemerintah daerah, serta mengawal pembangunan yang berkeadilan dan menyejahterakan masyarakat Jawa Timur.









