PONOROGO, Analisapublik.id | Oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, dilaporkan ke Polres Ponorogo atas dugaan penganiayaan terhadap warganya sendiri, Wiji Lestari.
Kasus yang disebut-sebut berawal dari hubungan asmara dan utang piutang ini kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo.
Jumat (7/8/2026), korban kembali dipanggil penyidik untuk pemeriksaan tambahan. Terlihat Wiji keluar dari ruang PPA dengan membawa surat laporan resmi.
Kasi Humas Polres Ponorogo, AKP Yuliani, membenarkan laporan tersebut.
“Saat ini penyidik masih mendalami dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa tersebut,” ujarnya.
Dipicu Utang Puluhan Juta
Berdasarkan keterangan korban, insiden terjadi di kawasan Gunung Pegat, Bungkal, beberapa waktu lalu.
Wiji mengaku pernah meminjamkan uang puluhan juta rupiah kepada sang kades. Pertemuan untuk menagih utang itu justru berujung adu mulut.
Cekcok tersebut diduga berujung pada dugaan penganiayaan. Akibatnya, tubuh Wiji mengalami luka lebam di kaki, tangan, dan dada. Hingga kini korban masih mengeluh nyeri saat menelan makanan.
“Ini bukan hanya soal utang. Ada unsur kekerasan di dalamnya. Saya minta kasus ini diusut tuntas,” kata Wiji usai diperiksa.
Polisi memastikan akan memproses laporan tersebut sesuai hukum yang berlaku. Status terlapor saat ini masih sebagai saksi. Hasan
Reporter : Muchamad Rizqy
Editor : Respati












