EkbisGaya HidupHeadline

Banyuwangi Perluas Jangkauan Pengelolaan Sampah Modern, Target Layani Hampir Seluruh Warga

×

Banyuwangi Perluas Jangkauan Pengelolaan Sampah Modern, Target Layani Hampir Seluruh Warga

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi  analisapublik.id-Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus memperkuat program Banyuwangi Hijau dengan membangun fasilitas pengolahan sampah modern baru. Terbaru, fasilitas Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) sedang dibangun di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo.

Fasilitas baru ini, yang merupakan bagian dari Banyuwangi Hijau Fase 2, dirancang untuk melayani 37 desa di delapan kecamatan. Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara Pemkab Banyuwangi dengan korporasi Borealis (Austria), Clean Rivers (Uni Emirat Arab), serta didukung oleh Project Stop dan Perhutani Selatan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi atas dukungan ini. “Penanganan sampah ramah lingkungan dengan membangun fasilitas pengolahannya ini adalah bagian dari program Banyuwangi Hijau Fase 2,” ujar Ipuk di Banyuwangi, Rabu.

Sebelumnya, TPS 3R telah lebih dulu beroperasi di Desa Balak (Kecamatan Songgon) dan Desa Tembokrejo (Kecamatan Muncar).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan bahwa pembangunan TPS 3R Karetan saat ini masih dalam tahap penyiapan lahan (cut and fill). “Targetnya pada Juni 2026 bisa tuntas, sehingga bulan berikutnya bisa mulai beroperasi,” kata Yani, sapaannya.

Baca Juga:  Banyuwangi Bergerak Cepat! Libatkan 11 Ribu Kader Posyandu untuk Skrining TBC Serentak.

Selain TPS 3R Karetan, Pemkab Banyuwangi juga akan membangun dua Stasiun Peralihan Antara (SPA) sebagai pengembangan Fase 3 program Banyuwangi Hijau. Kedua SPA ini akan berlokasi di Kelurahan Kertosari (Kecamatan Banyuwangi) dan Desa Setail (Kecamatan Genteng), juga didukung oleh Clean Rivers, Uni Emirat Arab.

Secara total, tiga fasilitas baru ini—satu TPS 3R dan dua SPA—akan memiliki total kapasitas pengolahan sebesar 260 ton sampah per hari. Kapasitas ini akan mampu melayani hingga 1,4 juta populasi.

“Dengan total populasi Banyuwangi sebanyak 1,7 juta, artinya Banyuwangi Hijau akan bisa menjangkau hampir seluruh warga,” tutup Dwi Handayani.( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.