MOJOKERTO, Analisapublik.id | Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 24.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 300 warga, Kamis (6/8/2026).
Bantuan tersebut diberikan setelah BBWS Brantas menerima laporan masyarakat mengenai kesulitan memperoleh air bersih. Kekeringan yang melanda wilayah tersebut membuat sebagian warga membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebanyak 82 kepala keluarga (KK) atau sekitar 300 jiwa menjadi penerima manfaat dalam distribusi kali ini. Penyaluran dilakukan langsung ke wilayah terdampak dan berlangsung aman serta terkendali.
Distribusi air bersih tersebut menjadi langkah cepat untuk membantu mengatasi kebutuhan mendesak masyarakat di tengah keterbatasan sumber air akibat kekeringan. Dengan tambahan pasokan sebanyak 24 ribu liter, kebutuhan dasar warga terhadap air bersih untuk sementara dapat tertangani.
BBWS Brantas juga terus berkoordinasi dengan perangkat Desa Kunjorowesi untuk menyesuaikan jadwal pengiriman dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Koordinasi dilakukan agar pasokan air dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan melalui optimalisasi sumber air yang masih tersedia. Distribusi akan menyesuaikan perkembangan kebutuhan masyarakat serta kondisi ketersediaan air di wilayah terdampak.
Kekeringan menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, keberlanjutan pasokan menjadi penting apabila sumber air warga belum kembali mencukupi.
Melalui penyaluran air bersih tersebut, BBWS Brantas berupaya memastikan masyarakat Kunjorowesi tetap mendapatkan akses terhadap air bersih di tengah kondisi kekeringan. Koordinasi dengan pemerintah desa juga terus dilakukan untuk memantau kebutuhan warga dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Reporter : Respati






