SURABAYA, analisapublik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan respons cepat dan terukur menyikapi bencana yang melanda wilayah Sumatera. Melalui Posko Peduli Bencana Sumatera, bantuan kemanusiaan tahap kedua kembali diberangkatkan, Sabtu (6/12/2025).
Sebanyak empat truk logistik dimuat ke pesawat kargo untuk diterbangkan menuju Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara melalui koordinasi BPBD Provinsi Jawa Timur. Dengan pengiriman ini, total bantuan yang telah dikirim BPBD Surabaya mencapai lima truk, setelah satu truk telah diberangkatkan pada 4 Desember 2025.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Irvan Widyanto, menyatakan pengiriman tahap kedua ini lepas landas pada pukul 14.00 WIB.
“Sesuai arahan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kami terus berkoordinasi dengan BPBD Jawa Timur untuk memantau kondisi di lokasi bencana agar bantuan yang dikirim benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak,” ujar Irvan.
Ia menegaskan prioritas utama saat ini adalah makanan siap saji serta perlengkapan balita seperti susu, pakaian, dan kebutuhan bayi lainnya.
Total Bantuan Lima Truk, Fokus pada Kebutuhan Balita
Irvan menegaskan, Posko Peduli Bencana Sumatera di Balai Kota Surabaya difungsikan sebagai pusat fasilitasi bagi seluruh masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan. “Kami bertugas memfasilitasi seluruh warga yang ingin berbagi bantuan bagi saudara-saudara kita di Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara,” tegasnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, merinci muatan bantuan tahap kedua yang terkumpul pada Jumat (5/12/2025) malam. Bantuan tersebut mencapai total 1.875,17 kilogram.
Logistik yang dikirim meliputi beras, mi instan, gula, bubur bayi, susu bayi, deterjen, obat-obatan, multivitamin, hingga sepatu boot.
Pada pengiriman tahap pertama sebelumnya, BPBD Surabaya telah mengirimkan 3.617,02 kilogram bantuan, termasuk 2,2 ton beras, puluhan karton susu balita, kornet, sarden, serta perlengkapan ibadah.
“Seluruh bantuan dari Surabaya kami kirim terlebih dahulu ke BPBD Provinsi Jawa Timur, selanjutnya diterbangkan ke Sumatera. Jika nanti bantuan kembali terkumpul dalam jumlah memadai, akan segera kami kirimkan lagi,” terang Linda.
Linda juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan jenis barang yang disumbangkan. Khususnya pakaian bayi, diharapkan dalam kondisi baru dan layak pakai demi menghindari risiko iritasi atau gangguan kesehatan pada balita korban bencana.
Saat ini, Posko Peduli Bencana Sumatera memprioritaskan penerimaan bahan makanan, perlengkapan kesehatan, perlengkapan sanitasi, serta peralatan shelter seperti tenda, terpal, selimut, dan matras.
“Untuk sementara, air minum dalam kemasan belum dapat kami terima karena pertimbangan berat logistik dalam pengiriman menggunakan pesawat,” pungkasnya, menegaskan efisiensi dalam rantai logistik udara.
(Res)










