Infrastruktur

Akses Bokoharjo Jalan Tol Jogja – Solo Dikebut

1685
×

Akses Bokoharjo Jalan Tol Jogja – Solo Dikebut

Sebarkan artikel ini
Jasa Marga Didukung Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Pemkab Gunungkidul Percepat Akses Kawasan Wisata

YOGYAKARTA, Analisapublik.id | Jasa Marga memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mempercepat pengembangan Akses Bokoharjo yang terhubung dengan Exit Tol Purwomartani.

Komitmen tersebut diperkuat melalui audiensi jajaran Direksi Jasa Marga dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta. Pertemuan itu membahas pengembangan konektivitas jalan sekaligus upaya memperluas manfaat keberadaan Jalan Tol Jogja-Solo bagi wilayah selatan Yogyakarta.

Saat ini, progres konstruksi Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan–Purwomartani telah mencapai 92,54 persen. Sementara kesiapan lahan untuk pembangunan Akses Bokoharjo mencapai 99,38 persen.

Dengan capaian tersebut, Akses Bokoharjo diharapkan dapat segera mendukung distribusi lalu lintas dari dan menuju kawasan Yogyakarta bagian selatan.

Akses tersebut nantinya akan terhubung dengan Yogyakarta Outer Ring Road (YORR) 2 serta jalur Prambanan–Gading. Konektivitas ini diharapkan memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang menuju Bantul, Gunungkidul hingga kawasan Pantai Selatan.

Keberadaan jalur baru tersebut juga diproyeksikan mengurangi ketergantungan pengguna jalan terhadap jalur-jalur utama di kawasan perkotaan Yogyakarta.

Selain menunjang mobilitas masyarakat, Akses Bokoharjo diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. Sejumlah destinasi wisata di kawasan Gunungkidul dan wilayah selatan DIY nantinya dapat dijangkau melalui jaringan jalan yang semakin terintegrasi.

Peningkatan konektivitas juga berpotensi memperlancar pergerakan barang dan jasa, sehingga membuka peluang tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sekitar koridor jalan.

Jasa Marga menilai pembangunan infrastruktur jalan tol tidak hanya berorientasi pada kelancaran perjalanan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Sinergi antara pengelola jalan tol dengan Pemerintah DIY dan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan pengembangan Akses Bokoharjo dapat terintegrasi dengan jaringan jalan yang telah ada maupun rencana pengembangan kawasan ke depan.

Dengan semakin terbukanya akses menuju Bantul, Gunungkidul dan Pantai Selatan, kawasan selatan Yogyakarta diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata baru.

Reporter : Respati

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.