Surabaya, analisapublik.id | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMA Negeri 1 Surabaya. Sebanyak 52 murid sekolah tersebut dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri serta politeknik negeri terkemuka di Indonesia.
Capaian itu menjadi bukti konsistensi SMAN 1 Surabaya dalam mendampingi dan mempersiapkan murid agar mampu bersaing memasuki jenjang pendidikan tinggi.
Berdasarkan data hasil SNBT 2026 yang disampaikan pihak sekolah, para murid SMAN 1 Surabaya diterima di Universitas Negeri Surabaya sebanyak 19 murid, Universitas Airlangga sembilan murid, Institut Teknologi Sepuluh Nopember delapan murid, dan UPN Veteran Jawa Timur delapan murid.
Selain itu, empat murid diterima di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, dua murid di Universitas Trunojoyo Madura, satu murid di Universitas Indonesia, satu murid di UIN Sunan Ampel Surabaya, serta satu murid di Politeknik Negeri Malang.
Kepala SMA Negeri 1 Surabaya, Dr. Muhammad Romli, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan para murid dalam menghadapi proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut.
Menurutnya, prestasi itu tidak diperoleh secara instan, tetapi merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan orang tua, guru dan seluruh warga sekolah.
Keberhasilan puluhan murid tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan akademik, pendampingan pemilihan program studi, serta budaya belajar yang diterapkan di SMAN 1 Surabaya mampu memberikan hasil positif.
Capaian pada SNBT 2026 juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi murid kelas berikutnya untuk mempersiapkan diri sejak dini, mengenali potensi masing-masing, serta berani bersaing meraih perguruan tinggi yang dicita-citakan.
Keluarga besar SMA Negeri 1 Surabaya mengucapkan selamat kepada seluruh murid yang telah diterima melalui jalur SNBT 2026. Prestasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk meraih keberhasilan yang lebih besar sekaligus membawa nama baik sekolah, keluarga dan Kota Surabaya.






