Pendidikan

Tutup MPLS, Siswa SMKN 1 Surabaya Komitmen Jauhi Narkoba dan Rokok Elektronik

2
×

Tutup MPLS, Siswa SMKN 1 Surabaya Komitmen Jauhi Narkoba dan Rokok Elektronik

Sebarkan artikel ini
MPLS SMKN1 Surabaya
MPLS SMKN1 Surabaya

Surabaya, analisapublik.id — Peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 di SMKN 1 Surabaya mendeklarasikan komitmen untuk menjauhi obat-obatan terlarang, narkotika, dan rokok elektronik. Deklarasi tersebut disampaikan pada penutupan MPLS, Jumat, yang sekaligus menjadi hari kelima pelaksanaan kegiatan.

Mengacu pada modul rujukan MPLS Ramah, agenda hari terakhir diisi dengan salam sapa murid baru, pertemuan pagi ceria, unjuk karya, refleksi, serta upacara penutupan.

Dalam upacara tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Surabaya, Husnun Ni’am, memberikan motivasi kepada para siswa baru yang telah mengikuti seluruh rangkaian MPLS selama lima hari.

“Selamat, anak-anak hebat. Kalian luar biasa karena sudah menyelesaikan MPLS dengan senyuman. Mari kita mulai petualangan belajar dengan penuh keceriaan,” ujarnya, disambut tepuk tangan para siswa.

Ia mengingatkan para siswa agar tidak takut melakukan kesalahan selama mengikuti proses pembelajaran. Menurutnya, sekolah merupakan tempat bagi para siswa untuk belajar, mengembangkan diri, dan tumbuh bersama.

“Ibu dan Bapak Guru sangat bangga melihat keberanian kalian selama lima hari ini. Jangan takut salah karena di sekolah ini kita akan belajar dan tumbuh bersama-sama,” katanya.

Baca Juga:  Gebrakan Pendidikan Jatim: Khofifah Bangun 18 Sekolah Rakyat Terpadu, Sampang Miliki Lahan Terluas se-Nusantara

Husnun juga mengapresiasi kedisiplinan dan ketertiban para peserta selama kegiatan berlangsung. Ia berharap siswa baru dapat menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan menyenangkan.

“Terima kasih sudah menjadi anak-anak yang tertib selama MPLS. Bersiaplah untuk bersinar lebih terang di kelas baru. Sekolah ini sekarang menjadi rumah kedua kalian. Mari kita buat hari-hari di sekolah menjadi menyenangkan,” lanjutnya.

Sebelum MPLS berakhir, para siswa mendapatkan pembekalan dari Bhabinkamtibmas Aiptu Rendra Agus Hardianto mengenai pembentukan karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan kesadaran hukum bagi pelajar.

Perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), Eni Hanifah, juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Para siswa didorong untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

Dalam pemaparannya, Eni menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan pelajar agar terhindar dari narkoba. Ia juga menyampaikan bahwa rehabilitasi merupakan bentuk penanganan medis dan sosial bagi korban penyalahgunaan serta pecandu narkotika.

Rangkaian MPLS kemudian ditutup dengan penandatanganan deklarasi bersama dan Gema Integritas. Dalam deklarasi tersebut, siswa SMKN 1 Surabaya menyatakan komitmennya untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin dalam setiap aktivitas sekolah.

Baca Juga:  Gebrakan Pendidikan Jatim: Khofifah Bangun 18 Sekolah Rakyat Terpadu, Sampang Miliki Lahan Terluas se-Nusantara

Para siswa juga berkomitmen menolak segala bentuk tindakan koruptif, kolusi, nepotisme, gratifikasi, serta perilaku tidak berintegritas di lingkungan pendidikan.

Selain itu, mereka menyatakan kesiapan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang ramah, aman, nyaman, dan rukun. Para siswa berjanji tidak melakukan perundungan, tidak terlibat tawuran maupun kelompok bermotor yang meresahkan, serta menjauhi obat-obatan terlarang, narkotika, dan rokok elektronik.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.