HeadlinePemerintahan

Wali Kota Eri Cahyadi Peringatkan Anak Muda Surabaya, Buat Aktif Berorganisasi atau Gagal Ditemukan

294
×

Wali Kota Eri Cahyadi Peringatkan Anak Muda Surabaya, Buat Aktif Berorganisasi atau Gagal Ditemukan

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melontarkan kritik keras sekaligus motivasi tajam bagi generasi muda Kota Pahlawan. Ia mendesak mereka untuk menghentikan kebiasaan tidak produktif, aktif berkarya, dan wajib terlibat dalam kegiatan organisasi.

Pesan tegas ini disampaikan Cak Eri, sapaan akrabnya, saat menghadiri puncak acara Suara Anak Nusantara 2025 bertajuk “Youth In Action For Unity” di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Minggu (30/11/2025) malam.

Wali Kota Eri menekankan bahwa ekspresi diri harus ditunjukkan melalui karya, bukan sekadar kata-kata.

“Saya ingin anak-anak muda Kota Surabaya yang hari ini berkumpul di sini itu menunjukkan ekspresi. Orang yang luar biasa itu anak muda yang bisa menunjukkan ekspresi,” kata Cak Eri.

Dalam sambutannya, Eri Cahyadi secara eksplisit menyinggung kebiasaan sebagian muda-mudi yang menghabiskan waktu untuk bergosip. Menurutnya, waktu yang terbuang untuk membicarakan orang lain adalah kesempatan yang hilang untuk membangun jejaring dan memperluas relasi profesional.

“Kalau kalian sukanya gosip, maka sama dengan satu jam yang hilang waktu untuk kumpul-kumpul, networking,” cetusnya.

Baca Juga:  Menteri Koperasi Dan Walikota Surabaya , Ajak Gen Z Jadi Motor Ekonomi Modern

Ia lantas mengaitkan organisasi sebagai solusi fundamental. “Makanya anak-anak muda Surabaya hari ini jangan suka ngegosip, tapi cari tempat berkumpul agar kita punya tempat yang baik, sebuah organisasi,” ujar Cak Eri.

Eri Cahyadi mengingatkan bahwa persaingan tenaga kerja semakin ketat seiring bertambahnya jumlah lulusan baru setiap tahun. Untuk itu, pemuda diminta untuk selalu hadir di ruang-ruang publik agar mudah ditemukan secara sosial maupun profesional.

“Kalian sebagai anak muda Kota Surabaya harus mudah untuk ditemukan,” tuturnya.

Keberadaan dalam organisasi dinilai sebagai cara memperluas eksposur dan memperkuat jejaring. “Maka kalian harus mudah ditemukan dan dilihat. Dengan cara apa? Ikut organisasi. Maka organisasi inilah yang akan selalu mengingatkan bahwa kita mudah ditemukan oleh siapapun,” tambahnya.

Selain berorganisasi, Cak Eri mendorong anak muda terlibat dalam kegiatan sosial dan menampilkan karya mereka di ruang digital, termasuk mendokumentasikan pendampingan anak-anak inklusif. Ia menegaskan, modal awal terpenting untuk menciptakan lapangan kerja bukanlah uang, melainkan jejaring, organisasi, dan pengetahuan.

Baca Juga:  Gedung Singa Surabaya Hidup Kembali, IFG Life Sulap Ikon Cagar Budaya Jadi Studio Imersif Digital Kolaborasi Dengan Pemkot

Untuk mendukung pengembangan potensi pemuda, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp5 juta per RW pada 2026 yang dikhususkan untuk kegiatan kepemudaan.

“Tahun depan, kita sudah ada anggaran untuk anak muda. Maka dibuat ini anggarannya untuk anak muda,” kata dia.

Menutup arahannya, Cak Eri menekankan pentingnya mentalitas tangguh dan gaya hidup sederhana, menghindari mentalitas glamor yang hanya mengejar penampilan. Ia mengutip Komunitas Wepose Indonesia sebagai contoh pemuda yang sukses: tidak banyak bicara, tetapi aktif mendampingi anak-anak inklusi.

“Orang yang bergaya dalam detik ini, maka orang itu sebenarnya tidak akan pernah mampu untuk berpikir dalam jangka panjang,” tegasnya.

Cak Eri berharap pemuda Surabaya dapat mengambil peran sebagai penggerak pembangunan di tingkat kampung hingga kota. “Kita tidak perlu mencapai 2045, cukup 2026. Saya yakin pemuda-pemuda Surabaya ini akan menjadi bagian dari penggerak Kota Surabaya,” pungkasnya, sembari mengajak semua komunitas pemuda berkolaborasi.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.