HeadlinePemerintahan

UPT PJJ Probolinggo Rencanakan Penggantian Enam Jembatan Akses Bromo pada TA 2026

274
×

UPT PJJ Probolinggo Rencanakan Penggantian Enam Jembatan Akses Bromo pada TA 2026

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO | analisapublik.id — Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Probolinggo merencanakan penggantian enam jembatan pada ruas jalan Tongas–Lombang–Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Tahun Anggaran (TA) 2026. Program ini bertujuan meningkatkan keselamatan lalu lintas, kapasitas layanan jalan provinsi, serta mendukung kelancaran akses menuju kawasan wisata nasional Gunung Bromo.

Kepala UPT PJJ Probolinggo, Ir. Agus Hari Purnomo, S.T., M.T., menjelaskan bahwa rencana penggantian jembatan tersebut merupakan bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur jalan provinsi pada jalur strategis yang menghubungkan wilayah pesisir dengan kawasan pegunungan.

“Ruas Tongas–Lombang–Sukapura memiliki fungsi penting sebagai jalur penghubung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus akses utama menuju kawasan wisata Bromo. Karena itu, kondisi jembatan harus memenuhi standar keselamatan dan daya dukung lalu lintas,” ujarnya.

Enam jembatan yang direncanakan diganti merupakan jembatan eksisting yang dinilai sudah tidak optimal dari sisi struktur, kapasitas beban, maupun aspek keselamatan pengguna jalan. Seluruh kegiatan penggantian jembatan tersebut berada dalam kewenangan UPT PJJ Probolinggo sebagai pelaksana teknis di lapangan.

Dari sisi teknis dan administrasi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk pekerjaan ini dijabat oleh Ir. Dinia Risalatul Fawaiz, S.T., yang bertanggung jawab atas pengelolaan paket pekerjaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaan penggantian jembatan direncanakan dibagi ke dalam dua paket pekerjaan konstruksi pada TA 2026.
Paket I meliputi penggantian Jembatan Kulak sepanjang 25,6 meter dan Jembatan Krajan III sepanjang 12,5 meter, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 8.814.200.000.

Sementara itu, Paket II mencakup penggantian Jembatan Tongas sepanjang 8,5 meter, Jembatan Kengkengan sepanjang 4,5 meter, Jembatan Wringinanom VIII sepanjang 6,4 meter, serta Jembatan Wringinanom XI sepanjang 6,9 meter, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 4.585.800.000.

Melalui program ini, UPT PJJ Probolinggo menargetkan terwujudnya infrastruktur jalan provinsi yang lebih aman, fungsional, dan memiliki daya dukung yang memadai. Selain menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, peningkatan kualitas jembatan di jalur Tongas–Lombang–Sukapura diharapkan mampu memperkuat konektivitas pariwisata dan mendukung pengembangan wilayah di Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya.

Reporter : Rijen Senario
Editor : Subardi, S.E.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.