Surabaya, analisapublik.id – Pemerintah Kabupaten Tuban terus memperkuat sinergi antara birokrasi dan masyarakat melalui agenda rutin Tuban Rapakat (Aparatur Sapa Masyarakat). Kegiatan yang dihelat kembali oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jatirogo pada Rabu (26/11/2025) ini, menyoroti pentingnya kesehatan sebagai pilar utama kinerja pelayanan publik.
Sebanyak 600 peserta, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala dan perangkat desa, hingga pelajar, memadati lokasi sejak pagi. Selain talkshow interaktif, acara dimanfaatkan untuk layanan konsultasi BKPSDM dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Tuban, dr. Moh. Masyhudi, menegaskan bahwa Tuban Rapakat adalah komitmen Pemkab Tuban terhadap pelayanan berkualitas.
“Tuban Rapakat bukan hanya ajang sapa, tapi jembatan bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan dan masukan. Kedekatan ini penting sebagai bentuk komitmen kami,” ujar Masyhudi.
ASN Sehat Fisik, Mental, dan Digital
Masyhudi menekankan bahwa ASN yang sehat menjadi fondasi pelayanan berkualitas. Kesehatan tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi mencakup dimensi mental, sosial, dan digital.
“Bupati Tuban, Mas Lindra, terus mendorong ASN Pemkab Tuban agar selalu menjaga profesionalitas, integritas, dan berorientasi pada pelayanan,” jelasnya.
Mantan Direktur RSUD Koesma ini merinci, ASN wajib menjaga perilaku hidup sehat, mampu mengelola stres, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, dan mewujudkan perilaku kerja yang sehat.
“Harapannya, kegiatan ini kian memperkuat komitmen ASN Tuban untuk menjadi aparatur yang sehat, berintegritas, dan lebih dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.
(Res)












