Jatim

Posyandu ILP Dadapkuning Layani 218 Warga, dari Ibu Hamil hingga Lansia

1725
×

Posyandu ILP Dadapkuning Layani 218 Warga, dari Ibu Hamil hingga Lansia

Sebarkan artikel ini
Warga mengikuti pelayanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Dusun Dadapkuning, Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Gresik, Selasa (11/8/2026). Sebanyak 218 warga tercatat mengikuti pelayanan kesehatan tersebut.

GRESIK, Analisapublik.id | Sebanyak 218 warga mengikuti pelayanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Dusun Dadapkuning, Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Selasa (11/8/2026). Pelayanan tersebut menjangkau warga dari berbagai kelompok usia, mulai ibu hamil, balita hingga lanjut usia.

Dari jumlah tersebut, tercatat tiga ibu hamil, 95 balita, dan 120 lansia mengikuti pemeriksaan. Kegiatan didukung Kepala Puskesmas dr. Anik Nuriyani bersama bidan Kristin Panca Rahayu dan perawat Puji Astutik.

Kepala Desa Dadapkuning Saikun juga turut mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan yang digelar di lingkungan dusun tersebut.

Kondisi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Dusun Dadapkuning

Posyandu ILP menjadi pengembangan pelayanan Posyandu yang sebelumnya lebih banyak dikenal masyarakat sebagai layanan bagi ibu dan anak. Melalui pendekatan integrasi layanan primer, cakupan pelayanan diperluas untuk mengikuti siklus kehidupan warga, dari masa kehamilan hingga usia lanjut.

Pada kelompok ibu hamil, pelayanan diarahkan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan kehamilan. Sementara bagi balita, pemeriksaan dilakukan terhadap pertumbuhan, perkembangan, serta status gizi.

Pemantauan berkala dinilai penting agar gangguan pertumbuhan maupun persoalan gizi dapat diketahui lebih awal. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan, warga dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan sesuai kebutuhannya.

Pelayanan serupa diberikan kepada kelompok usia dewasa dan lansia. Pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan membantu menemukan faktor risiko penyakit maupun gangguan kesehatan sebelum berkembang lebih serius.

Keberadaan Posyandu ILP di tingkat dusun juga membuat layanan kesehatan lebih mudah dijangkau masyarakat. Warga tidak harus selalu mendatangi fasilitas kesehatan yang lokasinya lebih jauh untuk mendapatkan pemantauan dasar.

Dalam pelaksanaannya, kader Posyandu menjadi penghubung antara tenaga kesehatan dan warga. Selain membantu jalannya pelayanan, kader berperan menyampaikan informasi kesehatan, mengingatkan jadwal pemeriksaan, memantau sasaran, hingga melakukan kunjungan rumah bila diperlukan.

Kunjungan rumah terutama dilakukan terhadap warga yang membutuhkan pemantauan tetapi memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke lokasi Posyandu.

Melalui pelayanan yang lebih luas tersebut, Posyandu ILP di Dadapkuning diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga memperkuat kebiasaan warga melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta membantu mendeteksi persoalan kesehatan dan gizi sejak dini.

Reporter: Cahyono

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.