PONOROGO, ANALISA PUBLIK – Polres Ponorogo meningkatkan pengawasan terhadap tempat hiburan malam (THM) dalam rangka Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. Sejumlah lokasi hiburan malam disisir untuk mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Razia gabungan menyasar sejumlah room karaoke, pub hingga tempat ketangkasan. Petugas memeriksa identitas, barang bawaan, pengunjung serta pekerja THM sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Sebanyak sekitar 19 pengunjung dan pekerja THM juga menjalani tes urine secara acak. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif atau tidak terindikasi menggunakan narkotika. Petugas juga tidak menemukan barang bukti narkotika selama kegiatan berlangsung.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., melalui Kabagops Polres Ponorogo Kompol Edi Suyono mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari rangkaian penegakan hukum sekaligus upaya pencegahan selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026.

Keterangan Foto: Petugas gabungan Polres Ponorogo melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung dan pekerja tempat hiburan malam (THM) dalam rangka Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 19 orang menjalani tes urine secara acak dan seluruh hasilnya dinyatakan negatif narkotika.
“THM menjadi salah satu titik fokus kami untuk memastikan tidak ada ruang bagi peredaran barang haram tersebut di wilayah Ponorogo,” kata Kompol Edi Suyono, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan identitas hingga barang bawaan. Langkah itu dilakukan untuk mempersempit potensi penyalahgunaan narkotika di kawasan hiburan malam.
Kasatresnarkoba Polres Ponorogo AKP Eka Supriyadi menambahkan, tes urine dilakukan langsung di lokasi terhadap pengunjung dan pekerja, termasuk pemandu lagu atau LC.
“Kami juga melaksanakan pengecekan urine secara acak di lokasi untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan obat terlarang,” ujar AKP Eka Supriyadi.
Ia menyebut sekitar 19 orang menjalani pemeriksaan urine selama razia berlangsung.
“Ada lebih kurang 19 orang kami lakukan tes urine, hasil tes urine para pengunjung dan pekerja di THM yang diperiksa menunjukkan negatif atau tidak terindikasi memakai narkotika,” ungkapnya.
Meski tidak ditemukan narkotika maupun hasil tes urine positif, Polres Ponorogo memastikan pengawasan terhadap tempat hiburan malam tetap dilakukan secara berkala.
“Polres Ponorogo berkomitmen untuk terus menggelar operasi serupa secara acak dan berkala selama pelaksanaan Operasi Tumpas Semeru 2026 berlangsung,” tegas AKP Eka.
Selain pemeriksaan, petugas memberikan edukasi kepada pengelola THM agar memperketat pengawasan internal dan memastikan tempat usahanya tidak dimanfaatkan untuk peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.
Masyarakat juga diminta berperan aktif melaporkan dugaan peredaran narkotika melalui layanan Call Center Polri 110.
“Partisipasi masyarakat sangat penting demi mewujudkan wilayah Ponorogo yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba,” pungkas AKP Eka.
Reporter: Hadi S
Editor: Mas Bay






