SIDOARJO, ANALISAPUBLIK.ID – Pelepasan burung merpati menandai dimulainya Perkemahan Akbar PERJUSA (Perkemahan Jumat-Sabtu) dan PERSARI (Perkemahan Satu Hari) di Sidoarjo. Kegiatan tersebut melibatkan unsur Gerakan Pramuka, Yayasan Al Ishlah Rejeni, jajaran dewan guru, serta para peserta didik.
Prosesi pelepasan merpati dilakukan bersama Ketua Harian/Plt Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sidoarjo, Mustain Baladan, dan Ketua Yayasan Al Ishlah Rejeni, Muhammad Hasan Makruf, didampingi jajaran dewan guru.
Pelepasan burung merpati menjadi penanda resmi dimulainya rangkaian kegiatan perkemahan sekaligus membuka agenda pendidikan kepramukaan yang diarahkan pada penguatan karakter peserta didik.
Melalui PERJUSA dan PERSARI, para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan di luar ruang, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.
Rangkaian kegiatan perkemahan juga menjadi sarana bagi peserta untuk melatih keberanian, kemampuan beradaptasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat solidaritas dengan sesama.
Kehadiran jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka Sidoarjo bersama pengurus Yayasan Al Ishlah Rejeni dan para guru menunjukkan dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan.
Nilai-nilai gotong royong, persaudaraan, disiplin, kepemimpinan, serta tanggung jawab diharapkan tidak hanya diterapkan selama perkemahan berlangsung, tetapi juga menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan peserta sehari-hari.
Pengalaman yang diperoleh melalui PERJUSA dan PERSARI juga diharapkan dapat diterapkan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat sehingga manfaat kegiatan kepramukaan tidak berhenti setelah perkemahan berakhir.
Suasana pembukaan berlangsung antusias. Pelepasan merpati menjadi awal rangkaian Perkemahan Akbar PERJUSA-PERSARI sekaligus momentum untuk menumbuhkan semangat peserta agar berkembang menjadi generasi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial.
Reporter: Mas Bay
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan






