LAMONGAN – analisapublik.id | Kapolres Lamongan memberikan apresiasi istimewa kepada seorang hafidzah cilik bernama Alifah dengan menghadiahkan perjalanan umrah gratis bersama sang ibu. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk dukungan konkret atas semangat, ketekunan, dan capaian Alifah dalam menghafal Al-Qur’an sejak usia dini.
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Mapolres Lamongan dalam suasana hangat dan penuh pendekatan humanis. Kapolres terlihat berinteraksi langsung dengan Alifah secara santai namun sarat makna, mencerminkan komunikasi yang tidak hanya bersifat formal, tetapi juga menyentuh aspek psikologis anak.
Dalam percakapan yang terekam, Kapolres menyampaikan pesan empati sekaligus penguatan mental kepada Alifah. Meski belum meraih posisi juara pertama dalam ajang yang diikutinya, Kapolres menegaskan bahwa capaian tersebut tetap memiliki nilai penting.
“Maaf ya, nggak bisa juara satu. Tapi nggak apa-apa, tetap semangat ya,” ujar Kapolres dengan nada menenangkan.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa proses belajar dan usaha yang konsisten memiliki nilai lebih dari sekadar hasil akhir. Alifah pun terlihat merespons dengan sikap tenang dan sopan, mencerminkan karakter disiplin serta pembentukan nilai religius yang kuat sejak dini.
Sebagai bentuk apresiasi nyata, Kapolres kemudian menyerahkan hadiah secara langsung sekaligus mengumumkan rencana pemberangkatan umrah bagi Alifah bersama ibunya. Informasi tersebut disampaikan di hadapan pendamping dengan menunjukkan dokumen terkait sebagai bagian dari proses administratif.
“InsyaAllah akan diberangkatkan hari Minggu, 19 Juli 2026,” disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Pemberian hadiah umrah ini tidak hanya bersifat simbolis, melainkan juga menjadi bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan nilai keagamaan di kalangan generasi muda. Langkah ini menunjukkan bahwa penghargaan terhadap prestasi tidak terbatas pada bidang akademik atau kompetisi formal, tetapi juga mencakup pencapaian dalam penguatan spiritual dan moral.
Momentum ini diharapkan mampu menjadi referensi positif bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendorong anak-anak untuk menekuni pendidikan keagamaan sejak dini. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana institusi kepolisian berperan aktif dalam membangun motivasi sosial melalui pendekatan yang lebih inklusif dan edukatif.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini mencerminkan implementasi pendekatan humanis Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembinaan karakter serta penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat. Kehadiran Polri dalam ruang-ruang pembinaan generasi muda menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara fungsi keamanan dan pembangunan sosial.
Apresiasi terhadap Alifah sekaligus mempertegas bahwa keberhasilan generasi muda tidak hanya diukur dari capaian kompetitif, tetapi juga dari konsistensi, dedikasi, dan kontribusi dalam membangun nilai-nilai positif di lingkungan sekitarnya.
Sumber: Humas Polda Jatim
Reporter: Rijen Senario
Editor: Ibnu Aji Sesario






