EDITORIALHeadline

Preservasi Jalan Nasional Semarang–Demak–Jepara/Kudus Digenjot, BBPJN Jateng–DIY Pastikan Infrastruktur Tetap Mantap

694
×

Preservasi Jalan Nasional Semarang–Demak–Jepara/Kudus Digenjot, BBPJN Jateng–DIY Pastikan Infrastruktur Tetap Mantap

Sebarkan artikel ini

SEMARANG – analisapublik.id | Upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional terus diperkuat oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta. Melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1, kegiatan preservasi jalan dan jembatan di ruas strategis Semarang–Demak–Jepara/Kudus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan kondisi jalan tetap mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.

Program ini menjadi bagian dari strategi Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dalam menjaga konektivitas wilayah serta mendukung kelancaran mobilitas barang dan orang di jalur Pantura Jawa Tengah.

Berdasarkan data lapangan, pekerjaan preservasi tidak hanya berfokus pada perbaikan kerusakan jalan, tetapi juga mencakup penanganan titik rawan serta pemeliharaan rutin berbagai elemen infrastruktur pendukung.

Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan meliputi pekerjaan patching atau penambalan jalan berlubang, pembersihan saluran drainase, pengendalian tanaman liar di bahu dan median jalan, pembersihan jembatan, hingga pengecatan kerb median jalan.

Pada ruas Wahid Hasyim, Jepara (KM 68+250), serta Lingkar Demak (KM 29+160 dan KM 26+000), perbaikan melalui patching dilakukan untuk menutup lubang dan memperbaiki permukaan jalan yang mengalami kerusakan. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap potensi bahaya bagi pengguna jalan. Setelah penanganan dilakukan, kondisi ruas dilaporkan kembali layak dan aman dilalui.

Selain itu, pembersihan saluran drainase di kawasan Sungai Menyong, perbatasan Kota Semarang–Demak (KM 8+500), dilakukan untuk mengatasi penumpukan sampah yang berpotensi menyumbat aliran air. Upaya ini penting guna mencegah genangan yang dapat merusak struktur jalan serta mengganggu lalu lintas.

Di sektor vegetasi, pengendalian tanaman dilakukan di beberapa titik seperti ruas Trengguli–batas Kabupaten Demak/Kudus (KM 43+100) dan ruas Margoyoso–batas Kabupaten Jepara (KM 58+100). Pembersihan rumput liar difokuskan pada bahu jalan dan trotoar untuk menjaga estetika sekaligus mencegah kerusakan perkerasan.

Sementara itu, pembersihan jembatan juga menjadi prioritas, termasuk di Jembatan Saringan Baru Kaligawe (KM 5+850) dan Jembatan Kedungbule (KM 60+510). Material seperti enceng gondok dan sampah diangkat untuk memastikan aliran air tetap lancar dan tidak mengganggu struktur jembatan.

Pekerjaan lain yang turut dilakukan adalah pengecatan kerb median jalan di ruas Trengguli–batas Demak/Kudus (KM 43+950). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan visibilitas pembatas jalan, mendukung keselamatan pengguna jalan, serta menciptakan lingkungan jalan yang lebih tertata.

BBPJN Jateng–DIY menegaskan bahwa jalan yang mulus bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari kerja nyata dan pemeliharaan berkelanjutan di lapangan. Melalui preservasi rutin, potensi gangguan keselamatan dapat diminimalisir, sekaligus memastikan infrastruktur tetap dalam kondisi optimal.

Dengan keberlanjutan program ini, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah tetap terjaga, mendukung aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan di jalur nasional Semarang–Demak–Jepara/Kudus.

Sumber: BBPJN Jateng-DIY

Reporter: Rijen Senario

Editor: Respati

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.