HeadlinePeristiwa

Java Coffee & Flavors Fest 2025: Pemkot Surabaya Ajak Warga Nikmati Kopi, Rempah, dan Sejarah Kota Lama

486
×

Java Coffee & Flavors Fest 2025: Pemkot Surabaya Ajak Warga Nikmati Kopi, Rempah, dan Sejarah Kota Lama

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar festival kopi di Kota Pahlawan. Kali ini, acara tahunan tersebut dikemas dalam kegiatan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2025 yang berlangsung di kawasan Kota Lama Surabaya, Sabtu (23/8/2025).

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa JCFF merupakan evolusi dari acara sebelumnya, yakni Java Coffee Culture (JCC) yang rutin digelar sejak 2022.

“Jadi di JCFF bukan hanya ada olahan kopi khas Jawa saja, akan tetapi ada rempah-rempahnya dan ada coklat juga. Selain itu juga melibatkan UMKM Kota Surabaya,” kata Hidayat.

Hidayat menyampaikan alasan utama JCFF dipindahkan ke kawasan Kota Lama. Tujuannya, tidak hanya untuk menarik lebih banyak wisatawan lokal dan mancanegara, tetapi juga sekaligus mengenalkan wisata sejarah Kota Surabaya.

Kegiatan ini tak hanya diisi festival kopi, olahan rempah, dan coklat, tetapi juga beragam acara pendukung. Di antaranya, Edu Coffee: Talkshow dan workshop, Business Matching, fashion show, Semarak JCFF 2025, hingga BI Fashionpreneur.

Acara ini juga diramaikan puluhan stand UMKM olahan kopi, rempah, dan coklat dari seluruh wilayah Pulau Jawa. Di samping itu, ada pula stand-stand UMKM binaan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya.

“Pesertanya ada 40 UMKM Kopi, 10 UMKM Coklat, dan 10 UMKM Rempah. Juga ada 25 stand UMKM wilayah Krembangan binaan Dinkopumdag Surabaya,” ujar Hidayat.

Hidayat menyebutkan, JCFF digelar selama tiga hari, yaitu pada 23–25 Agustus 2025. Ia mengajak masyarakat Kota Surabaya untuk turut serta meramaikan festival tahunan tersebut. Dirinya juga berharap, festival ini tidak hanya untuk menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan sekaligus menggerakkan perekonomian warga Kota Surabaya.

“Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) juga berharap, masyarakat bisa menikmati olahan kopi sambil menikmati kawasan wisata Kota Lama. Adanya event ini diharapkan ekonomi berputar, karena kan juga banyak yang datang dari luar kota,” pungkasnya.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.